DPMPTSP Konawe Gelar Bimtek Pelaku Usaha Berbasis Risiko

0

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Konawe menggelar bimbingan tekhnis (Bimtek) dan sosialisasi implementasi perizinan berusaha  berbasis risiko. Pesertanya sebanyak 104 orang    yang merupakan para pelaku usaha UMKM di Konawe .

Kegiatan ini bertemakan, “Undang-undang cipta kerja  pasti mudah, cepat, investasi tumbuh, maju dan baik menuju Konawe gemilang”. Dilaksanakan di Hotel Nugraha Unaaha, 29-30 Juni 2022. Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala  DPMTPSP Konawe H Burhan dan Asisten II Setda Konawe Taharuddin.

Sementara pemateri dalam Bimtek itu yakni Kepala Dinas Perindakop dan UMKM Jahiuddin, dan akademisi Dr. Melati, SE.M.Si.

Mewakili Bupati Konawe ,  Asisten II Setda Konawe , Taharuddin mengatakan, pihaknya mengapresiasi sinergitas Pemkab dan DPRD Konawe yang menetapkan Perda Nomor 01 tahun 2022 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko .

“Perda ini akan memberikan kontribusi bagi percepatan pelaksanaan berusaha ,pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan minat investor untuk menanamkan modalnya di daerah Konawe,” paparnya .

Sehingga dengan terselenggaranya kegiatan Bimtek ini , ia mengharapkan para peserta (pelaku usaha) dapat menyamakan  persepsinya untuk melihat masa depan investasi di Konawe yang lebih baik.

“Kita (Pemkab) berharap kepada seluruh pelaku usaha bahwa saat ini proses perizinan sudah  terintegrasi dan sangat memudahkan dalam pengurusan dokumen . sekaligus mengingatkan kepada pelaku usaha selain  melihat aspek kemudahan, juga tidak melupakan asas tata kelola ruang,” katanya .

Dengan itu, kata dia, masyarakat  dalam hal berusaha tetap menjaga  ekosistem perekonomian, serta penataan iklim investasi yang baik . Sehingga kondisi lingkungan masyarakat dalam melakukan aktivitas usaha dapat diatasi dengan harmonisasi satu sama lain, termasuk tata kelola limbah yang ramah lingkungan.

Sementara Kepala DPMPTSP Konawe H Burhan mengatakan, tujuan penyelanggaraan penanaman modal hanya dapat tercapai apabila faktor penunjang yang menghambat iklim penanaman modal dapat diatasi. Antara lain, melalui perbaikan koordinasi antara instansi ,pemerintah pusat dan daerah, penciptaan  birokrasi yang efisien, kapasitas  hukum di bidang penanaman modal, biaya ekonomi yang berdaya saing tinggi serta iklim usaha yang kondusif di bidang ketenagakerjaan dan keamanan berusaha.

BACA JUGA :  Masa Pandemi, Konawe Terapkan PPKM Skala Mikro

Sehingga dengan perbaikan berbagai faktor tersebut, kata Burhan, diharapkan realisasi investasi akan membaik secara signifikan.

“Perlu kami sampaikan kepada seluruh peserta bahwa tahun 2021 Pemkab Konawe mendapat penghargaan dari Kementerian investasi /BPKM RI sebagai nominasi sepuluh besar se-Indonesia  dan rangking pertama di Sultra dengan realisasi investasi besar Rp 20 triliun, dan tahun ini mendapat target Rp 25 triliun dari target  Provinsi Sultra sebesar Rp 34 trliun,” paparnya .

Sehingga dengan kegiatan Bimtek ini menjadi langkah strategis  dalam mendorong implementasi penyelenggaran perizinan mandiri secara online . Juga sebagai sarana pembekalan ,penambahan wawasan, dalam melaksanakan penyelenggaraan perizinan berbagai risiko ,(oss-rba).

“Serta menjadi perubahan paradigma bagi pelaku usaha. Apalagi peran pemerintah yang semula pemerintah hanya sebagai pemberi izin, namun sekarang menjadi penyedia perizinan,” tuturnya.

Ditempat yang sama Kepala Bidang Kebijakan Penanaman Modal  DPMPTSP Konawe Muliyadin mengatakan, secara tekhnis tujuan dari Bimtek ini, untuk menyamakan persepsi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tekhnis dan pelaku usaha sehingga dapat  tercipta akselerasi iklim investasi di daerah .

Selain itu , untuk meningkatkan realisasi pencapaian penanaman modal, meningkatkan tingkat kepatuhan pelaku usaha  dalam melakukan kegiatan usaha sesuai perundang-undangan, serta  meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai ketentuan pelaksanaan penanaman modal di daerah Konawe .

“Kemudian autput-nya dapat meningkatkan minat penamaan modal untuk melakukan investasi  penanaman modal di Konawe,” tutupnya.

Penulis : putri

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here