Diduga Wanita Tewas Ditinggal di Kolong Rosban Dibunuh Suami

0

UNAAHA, Seorang wanita atas nama Nurhikma (38) di Desa Tanggobu Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe , Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas di rumahnya, Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 19.00 wita. Diduga korban dihabisi oleh suaminya sendiri Risal (40), lalu ditinggalkannya di bawa kolong rosban tempat tidur mereka.

Atas peristiwa naas ini membuat warga sekitar berdatangan di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu.

Kapolsek Lambuya Iptu Johan Armando Utan membenarkan. Menurutnya, sebelumnya pihaknya menerima laporan dari warga bahwa ada korban tewas di desa tersebut.

“Saat kita datangi TKP benar adanya . Ada mayat seorang wanita yang sudah terbujur kaku. Dan ditubuhnya belumuran darah atas luka sobekan benda tajam. Dan saat ini kasus tersebut ditangani Mapolres Konawe untuk dilakukan penyelidikan,” paparnya.

Dikatakan, berdasarkan hasil lidik sementara, kronologis pembunuhan diduga terjadi pagi hari. Di hari yang sama saat ditemukannya mayat tersebut. Hal itu berdasarkan beberapa keterangan saksi dari tetangga korban di lapangan saat dilakukan lidik.

Menurutnya, tetangga korban sempat mendengar ada perkelahian antara korban dengan pelaku. Dan saat itu ketiga anakn tidak sedang di ruamah.

Namun para tetangganya tidak menghiraukannya. Karena sudah sering terjadi dalam rumah tangga mereka. Tetapi warga tidak menduga kejadiannya bisa sampai senekat ini.

“Warga sempat mendengar ribu-ribut di dalam rumah (TKP,red) . Kemudian tiba-tiba sepi. Seperti masalah pertengkaran itu sudah usai. Tetapi anehnya menurut saksi sampai di sore hari. Kedua pasangan suami -istri ini tidak kelihatan keluar dari rumah itu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sidang di MK, Materi Gugatan Lawyer Berlian-Murni Dianggap Tidak Konsisten

Kemudian, sekitar pukul 12.00 wita , terduga pelaku pembunuhan menghubungi anaknya atas nama Sopia yang sedang bekerja di salah satu tokoh untuk datang menjemputnya di rumah, tempat kejadian itu. Tanpa mengiznikankanya masuk, lalu terduga pelaku meminta kepada anaknya itu untuk langsung mengantarnya ke simpang tiga Lambuya , tempat biasa masyarakat sekitar stamplas menunggu mobil angkutan umum.

Setibahnya di jalur simpang tiga ini, pelaku menyuruh anaknya pulang. Namun si anak tersebut kembali ke tempat kerja.

Tepatnya pukul 19.00 Wita, terduga pelaku menghubungi anaknya, Sopia . Tapi dengan kabar yang berbeda, bahwa menyuruhnya pulang untuk melihat ibunya di dalam rumah yang sudah meninggal.

Terduga saat menghubungi anaknya itu , mengakui bahwa telah membunuh korban.

“Si anaknya ini (Sopia) langsung menghubungi tantenya atas nama Widaini. Sambil menceritakan kabar dari terduga korban. Widaini yang kebetulan dalam perjalanan dari Kendari setibahnya di Lambuya langsung singga ke Polsek Lambuya melaporkan kejadian tersebut. Petugaspun langsung bersama pelapor datang ke TKP,” terangnya.

Ia menambahkan, kasus masih dalam pengembangan. Dan petugas Satreskrim Polres Konawe masih melakukan pengembangan dengan menhejar bukti serta mengejar pelaku yang saat ini telah melarikan diri. (Red***).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here