Kadin Konawe Gelar Pasar Murah

0

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Konsumsi beras, gula pasir, minyak goreng, serta barang kebutuhan pokok lain biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan. Hal itu kerap memicu terjadinya lonjakan harga akibat stok barang mulai langka di pasaran. Kondisi itu menginisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Konawe menggelar pasar murah selama tiga hari, Senin-Rabu (4-6/7). Pasar murah dalam rangka menyambut Idul Adha 1443 H itu menggandeng pemerintah kabupaten (pemkab) dan Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Konawe.

Dalam kegiatan pasar murah itu, Kadin Konawe menyedikan beras, tepung terigu, gula pasir, telur, serta minyak goreng dengan harga relatif miring dari harga di pasaran. Pembelian komoditi bahan pangan pokok itu dapat dilakukan warga dengan menukarkan kupon berlabel Kadin Konawe kepada panitia pasar murah.

Ketua Kadin Konawe Yusran Akbar mengatakan, pihaknya menyiapkan 15 ribu kupon yang telah didistribusikan lebih awal guna menghindari kerumunan warga yang berdesak-desakan saat gelaran pasar murah. Katanya, untuk beras, gula dan terigu, pihaknya menyiapkan stok masing-masing 15 ton per komoditi untuk dijual kepada masyarakat.

“Setiap hari besar keagamaan, harga sembako pasti naik. Makanya antisipasi kita dari jauh-jauh hari, kita menggelar pasar murah dengan harga yang sudah disepakati bersama,” ujar Yusran Akbar, saat pembukaan pasar murah yang digelar di pelataran kantor Kadin Konawe.

BACA JUGA :  Kunker ke Mega Industri Routa, Pemkab-Polres Konawe Bersama PT SCM Bahas Agenda Penting

Yusran Akbar menuturkan, kegiatan pasar murah itu merupakan bagian dari program kerja Kadin Konawe. Utamanya, dalam memberikan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok yang murah menjelang Idul Kurban.

“Pasar murah ini merupakan tindaklanjut program kerja Kadin Konawe, pemkab Konawe dalam hal ini DisperindagKop-UMKM, serta Bulog Subdivre Konawe. Kita juga libatkan para pelaku UMKM Konawe untuk menjajakan produknya selama gelaran pasar murah ini,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kepala Disperindagkop-UMKM Konawe, Jahiuddin mengapresiasi inisiatif Kadin Konawe menggelar pasar murah sebab sangat sejalan dengan tupoksi instansi yang dipimpinnya. Apalagi, pelaku UMKM di Konawe juga ikut dilibatkan dalam memasarkan hasil home made-nya sehingga bisa lebih dikenal masyarakat luas.

“Dengan begitu, Kadin sudah memfasilitasi peningkatan sektor UMKM di Konawe. Tapi yang paling pokok, pasar murah ini yaitu untuk menjaga kestabilan harga dan menekan inflasi daerah,” beber Jahiuddin.

Sebagai informasi, dalam pasar murah itu warga bisa memperoleh beras 5 kg seharga Rp 35 ribu. Gula pasir Rp 11 ribu per kg, tepung terigu Rp 10 ribu per kg, telur Rp 48 ribu per rak, serta minyak goreng seharga Rp 23 ribu perliter.

Penulis : putri

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here