HUT RI : Pemkab Evaluasi Kinerja Lima Program Prioritasnya

0

UNAAHA, SULTRAHEADLINE.COM-Ditengah pandemi Virus Corona atau Covid-19, Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke 75 tingkat Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) berlangsung khidmat. Acara yang dihelat di pelataran kantor Bupati dipimpin langsung Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa.

Dalam amanatnya, Kery mengatakan perayaan HUT RI tahun 2020 ini terasa berbeda. Momen bersejarah yang biasanya disambut penuh rasa bahagia itu kini terasa sepi karena tahun ini di Indonesia khususnya Kabupaten Konawe tengah berjuang melawan pandemi Covid19.

“Walaupun di tengah keprihatinan karena pandemi Covid 19 di Konawe dan se-Indonesia. Saya minta seluruh elemen masyarakat tidak boleh mengendurkan semangat dalam menyambut dan memaknai Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 75 dengan semangat optimis,” tegasnya saat memimpin upacara HUT RI di pelataran Kantor Bupati setempat, Senin (17/8/2020).

Ia juga mengatakan, pelaksanaan upacara bendera merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap para pejuang kemerdekaan. Ia berharap, peringatan HUT RI kali ini menjadi momentum bagi semua pihak terus berbuat dan mendukung kemajuan daerah, dan negara Indonesia.

“Mudah-mudahan Indonesia semakin maju dan sejahtera. Terkhusus daerah kita di Konawe, semoga semakin maju dan jaya dibanding daerah lainnya,” ujar mantan Ketua DPRD Konawe itu.

Dirinya juga meminta kepada semua elemen masyarakat untuk terus mendukung pemerintah dalam melanjutkan pembangunan yang berkeadilan menuju masyarakat adil dan makmur. Terkhusus di Pemkab Konawe, lanjutnya, ada lima intisari program yang saat ini tengah digenjot dan harus didukung semua pihak. Intisari itu mencakup lima parameter pembangunan yakni pertumbuhan ekonomi, angka pengangguran, kemiskinan, gini ratio (kesenjangan) serta trend inflasi daerah.

BACA JUGA :  Kery Sidak BLUD RSUD Konawe Dengarkan Langsung Keluhan Pasien

“Lima intisari itu yang kita fokuskan saat ini. Implementasinya, yakni lewat program-program unggulan antara lain di sektor pertanian, peternakan dan perikanan. Kita juga punya kawasan unggulan proyek strategis nasional (PSN) di Kecamatan Morosi. Itu jadi penyangga perekonomian daerah. Dampak positifnya, meski ada pandemi, Konawe tidak begitu terasa dampaknya. Bahkan dari 17 kabupaten/kota, kita tetap jadi penyuplai pangan terbesar di Sultra,” paparnya.

Bencana Covid19 ini menurutnya, membuat berbagai aktivitas nyaris berhenti, baik di bidang perekonomian maupun kehidupan bermasyarakat. Namun demikian, tidak lantas  membuat kita semua berkecil hati dan patah semangat.

“Semua aktivitas yang biasa kita lakukan dapat dijalankan walaupun dalam kondisi terbatas, dengan adaptasi kebiasaan baru atau New Normal. Untuk itu, kepada seluruh masyarakat Konawe, saya mengajak kita bersama-sama dan bekerja keras guna menyukseskan pembangunan di Konawe, sesuai dengan bidang tugas dan keahlian yang kita miliki,” ajaknya. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here