Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 8 Mei 2026 10:36 WIB ·

Konawe Predikat Kedua Terbaik Penurunan Kasus Stunting di Sultra


					Konawe Predikat Kedua Terbaik  Penurunan Kasus Stunting di Sultra Perbesar

Bupati Konawe Yusran Akbar bersama pimpinan daerah lainnya di Sultra saat menerima penghargaan yang diserahkan oleh Gubernur, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka pada kegiatan Musrenbang RKPD Provinsi Sultra  tahun anggaran 2027, yang di gelar di Kolaka, Rabu (5/5/2026).

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi dengan meraih peringkat kedua dari 17 kabupaten/kota dalam penilaian aksi konvergensi percepatan penurunan stunting pada 2026.

Capaian ini diumumkan dalam kegiatan Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Tenggara tahun anggaran 2027, yang di gelar di Kolaka, Rabu (5/5/2026). Dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.

Sebagaimana Surat Keputusan Nomor 100.3.3.1/16/Tahun 2026 tentang Penetapan Hasil Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota, hasil penilaian itu diumumkan berdasarkan lima daerah kabupaten/ kota terbaik yaitu dimulai pada peringkat kelima diraih Kabupaten Buton Utara (skor 124), peringkat keempat Kabupaten Bombana (skor 125), peringkat ketiga Kota Baubau (skor 127), peringkat kedua Kabupaten Konawe (skor 128), dan peringkat pertama Kabupaten Kolaka (skor 130).

Penghargaan diserahkan  langsung secara seremonial oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dan diterima masing-masing perwakilan daerah, sedangkan untuk Konawe diterima  langsung oleh Bupati Konawe, Yusran Akbar, S.T.

Ditempat yang sama, Bupati Konawe Yusran Akbar mengaku, pencapaian ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka stunting melalui pendekatan lintas sektor yang terintegrasi.

“Keberhasilan tersebut didukung oleh kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat hingga tingkat desa, sehingga pelaksanaan intervensi gizi dapat berjalan optimal, baik yang bersifat spesifik maupun sensitif,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa dalam penilaian meliputi aspek perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi. Adapun Kabupaten Konawe menunjukkan peningkatan signifikan dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi, termasuk penguatan data, regulasi, serta layanan kesehatan ibu dan anak.

Yusran mengatakan, pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja melalui inovasi program dan penguatan kualitas pelayanan guna mempercepat penurunan stunting.

“Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh daerah di Sulawesi Tenggara dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” paparnya. (*)

Penulis : ibas

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional

6 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Berkunjung ke Mubar, Kementerian ESDM Pastikan Tambahan Kuota dan Perbaikan Distribusi BBM

4 September 2026 - 12:51 WIB

Trending di Muna Barat