banner 728x250

Anggaran DD Nario Indah Merosot 50 Persen, Penyaluran BLT-DD Tetap Diprioritaskan

banner 120x600
banner 468x60

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Pemerintah Desa (Pemdes) Nario Indah, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa  (BLT-DD) untuk salur Januari-Maret tahun anggaran 2026.

Penyaluran BLT-DD dilaksanakan di Balai Desa setempat, yang dipimpin langsung Plt Kades Nario Indah, Sudarmin didampingi , Sekdes Harsam , Pendamping Lapangan Desa (PLD), dan disaksikan sejumlah aparat desa, pada Kamis (30/04/2026).

banner 325x300

Plt Kades Nario Indah, Sudarmin dalam sambutannya mengatakan, untuk tahun 2026 ini, jumlah penerima BLT-DD di desanya berjumlah 13 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sementara tahun sebelumnya (2025) berjumlah 29 KPM.

“Terjadi penurunan. Dikarenakan ada penurunan anggaran DD untuk tahun ini. Dan kebijakan ini tidak hanya terjadi di Desa Nario Indah, tapi terjadi di seluruh wilayah di Indonesia,” katanya.

Dikatakan, kebijakan pemangkasan anggaran tersebut tidak hanya mengakibatkan pengurangan jumlah penerima PKM, namun juga termasuk besaran anggaran dimana yang biasanya diterima Rp300 ribu per PKM, kini besarannya berjumlah Rp250 ribu. Sehingga total dana BLT-DD yang disalurkan sebesar Rp 1 juta per PKM, selama empat bulan berjalan.

Terkait dengan ini, Sudarmin mengimbau, supaya BLT-DD yang baru saja disalurkan kepada KPM untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, utamanya untuk keperluan rumah tangga yang sifanya mendesak, seperti menyiapkan kebutuhan pangan keluarga, misalnya membeli beras, membayar tagihan listrik, membeli obat bagi yang sakit dan juga dapat dipergunakan untuk membayar pajak (PBB), bagi yang belum membayar pajak tersebut. Karena pajak menjadi salah satu kewajiban bagi setiap warga negara.

“Jadi pengurangan jumlah penerima BLT-DD di Nario Indah tidak perlu lagi dipolemikkan. Karena alasannya sudah kita jelaskan. Bahwa ini bukan kebijakan sepihak dari pemerintah desa, namun menjadi aturan nasional. Dan kita harus bersyukur karena Pemdes Nario Indah masih dapat mengalokasikan BLT-DD, karena di beberapa desa lainnya sudah dihapus, kalaupuan ada jumlahnya kurang dari sepuluh orang saja. Bahkan nilainya hanya ada yang bisa menyalurkan sampai Rp.200 per KPM,” ujarnya.

Ia mengaku, untuk anggaran DD Nario Indah selama tahun anggaran 2026 ini sebesar Rp332 juta, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 705 juta. Menyusut lebih dari 50 persen. Turunnya anggaran tersebut karena sebagian besar DD dialihkan untuk membiayai pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) , dan kebijakan pemangkasan DD ini akan berjalan selama enam tahun kedepan.

“Jadi , setelah kami (Pemdes) melakukan rapat. Keputusannya memang masih perlu kita alokasikan untuk pembayaran BLT-DD. Karena masih ada warga yang memenuhi kriteria untuk dibantu ekonominya melalui BLT-DD, seperti warga yang sedang mengalami penyakit kronis menahun dan janda lansia. Dan kalau tidak salah Desa Nario Indah ini yang terbanyak jumlah penerimanya untuk wilayah Kecamatan Wawotobi,” tutupnya.

Penulis: ibas

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.