
UNAAHA, SULTRA HEADLINE – Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2026 dengan penuh khidmat. Upacara peringatan dipimpin langsung oleh Bupati Konawe, Yusran Akbar, ST, bertempat di Lapangan Sepak Bola Monggeduk Barat pada Rabu (15/01/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim, Sekda Konawe Ferdinan Sapan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP-PKK Kabupaten Konawe, serta seluruh Kepala Desa dan perangkat desa se-Kabupaten Konawe.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menegaskan bahwa peringatan tahun ini bukan sekadar seremonial belaka. Mengusung tema “Membangun Desa Terdepan untuk Indonesia”, peringatan ini menjadi komitmen nyata untuk menjadikan desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah.

Visi tersebut selaras dengan cita-cita Konawe Bersahaja (Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan). Bupati mengimbau para aparatur desa untuk melakukan transformasi paradigma.
“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan pola pikir lama yang pasif. Kita harus beralih ke pola pikir progresif, inovatif, dan mandiri dengan memaksimalkan potensi SDA serta budaya gotong royong,” ujar Bupati Yusran.
Dikesempatan itu, salah satu momen krusial dalam acara tersebut adalah penyerahan secara simbolis dividen Bank Bahteramas Konawe kepada Pemerintah Daerah. Direktur Bank Bahteramas menyatakan bahwa dividen ini merupakan hasil kinerja positif perusahaan sepanjang tahun 2025.
Dana dividen tersebut dialokasikan untuk, memperkuat program pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara langsung, mendukung sarana inovasi melalui Expo Inovasi Desa.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja wilayah, Bupati Yusran Akbar juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah desa berprestasi yang dinilai unggul dalam tata kelola pemerintahan, inovasi pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pemerintah desa, Kabupaten Konawe optimis dapat menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Desa-desa di Konawe diharapkan mampu bertransformasi dari status tertinggal menjadi desa maju dan mandiri yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Penulis : ibas












