Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 20 Feb 2024 10:27 WIB ·

Bersama Petani dan OPD, Pj Bupati  Konawe Tanam Cabai Serentak di Nario Indah


					Bersama Petani dan OPD, Pj Bupati  Konawe Tanam Cabai Serentak di Nario Indah Perbesar

Pj Bupati Konawe Harmin Ramba dalam acara penanaman cabai serentak di daerah pengembangan tanaman holtikultura di Desa Nario Indah Kecamatan Wawotobi, Selasa (20/02/2024).

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Penjabat (Pj) Bupati Konawe Harmin Ramba menghadiri acara penanaman cabai serentak di daerah pengembangan tanaman holtikultura di Desa Nario Indah Kecamatan Wawotobi, Selasa (20/2). Usai melakukan penanaman cabai,  PJ Bupati juga berkesempatan melakukan panen jagung dan bawang  di lokasi tersebut.

Kegiatan ini masih bagian dari agenda penanganan inflasi secara nasional yang diaktualisasi di daerah Konawe, di bidang tanaman pangan dalam upaya penanggulangan inflasi di daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Harmin Ramba mengatakan, masalah stunting, kemiskinan ektrem dan inflasi merupakan satu rangkaian yang tidak dapat terpisahkan. Dan untuk menangani hal ini, tidak cukup hanya duduk di balik meja, tetapi perlu dilakukan kunjungan langsung untuk memastikan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

Apalagi, lanjutnya, saat ini sedang dalam musim  Musrenbang tahun anggaran 2024. Sehingga menjadi momentum paling efektif untuk menyerap aspirasi langsung masyarakat untuk dapat diakomodir di APBD.

“Jadi saya tidak pernah mengandalkan laporan dari OPD.  Tapi salah satunya seperti ini , saya cek langsung di lapangan dan berdialog langsung dengan masyarakat. Dan ternyata memang ada kendala yakni soal kurangnya ketersediaan pupuk petani,” ujarnya.

Dikatakannya, Desa Nario Indah merupakan salah satu wilayah basis pengembangan holtikultura.  Sehingga Pemkab harus mendukung, agar kegiatan pertanian ini dapat berjalan secara berkanjutan.  Olehnya, kata dia, mengenai, persoalan ketersediaan pupuk itu pihaknya akan mengupayakan bisa kembali normal.

Ia mengaku, memang Desa Nario Indah merupakan salah satu daerah eks Kecamatan Anggotoa yang saat ini sudah kembali menggabung di daerah induknya yakni Kecamatan Wawotobi. Dan sejak terjadinya pemekaran pada 4 tahun lalu, memang terjadi problem terkait administrasi . Sehingga ikut mempengaruhi nomor induk pembelian pupuk.

“Karena memang terkait dengan pembelian pupuk itu ada regulasi yang mengatur. Insyallah terkait dengan ini akan segera kita tuntaskan. Dan saya perintahkan Bagian Hukum untuk segera melakukan proses perubahan Perda. Karena hal ini berkaitan dengan status desa yang dimaksud. Karena kalau bukan ini yang dituntaskan. Maka persoalannya tidak akan pernah tuntas sampai ahkhir hayat kita. Jadi ini bagian dari tindakan konkret kita sebagai pemerintah,” paparnya.

Penulis : ibas

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe