
UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Menemui Massa Aksi, Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim menegaskan hadirnya Investasi di Kabupaten Konawe khususnya Kecamatan Routa telah memberikan dampak positif bagi daerah maupun Masyarakat, “Alhmadulillah Routa dari hari ke hari mengalami kemajuan, jalanan di Routa, sudah bisa kita lewati hingga akses sampai di daerah terujung Desa Parudongka, artinya apa itu semua karena kita pemerintah daerah dan khususnya keluarga besar keluarga Routa ikhlas membuka diri untuk masuknya investasi, mulai dari masuknya investasi sawit, kemudian investasi sebelum sawit terus sekarang ada tambang dan saya yakin disana nantinya masih banyak wilayah yang akan menjadi sumber investasi lainnya, dan ini akan membantu mempercepat proses peningkatan kesejahteraan masyarakat di kecamatan routa,” katanya.
“Hari ini akses jalan sudah bisa sampai di Desa Parudongka (Desa terujung Kecamatan Routa) itu karena dampak adanya investasi yang masuk, terus membangun dan memelihara jalan yang ada di wilayah tersebut itu salah satu poin, bahkan saya juga mendengar dari sebagian keluarga besar disana, bahwa sudah ada pekerjaan pengaspalan di wilayah Desa Lalomerui, maupun kegiatan lainnya, itu juga tambahan poinnya,” ujar Wabup Konawe yang kerap disapa Om Syam ini.
H. Syamsul Ibrahim Kembali menyebut, program beasiswa dari hadirnya investasi sudah mulai dirasakan mafaatnya oleh masyarakat di daerah ini.”Ada juga informasi saya dengar bahwa sudah ada anak- anak kita yang dibiayai melalui beasiswa oleh Perusahaan tentunya ini adalah sebuah harapan masa depan bagi kita,” katanya.
“Beberapa waktu lalu saya kunjungan ke Kecamatan Routa, sudah menyampaikan kepada keluarga besar di sana, masyarakat Routa jika Routa ini punya masa depan yang baik, saya sangat sedih, prihatin kepada kita semua jika peluang emas yang ada di wilayah itu sebagai akibat dari masuknya investasi entah siapa perusahaannya terus itu kita sia-siakan maka sama saja dengan kita membuang emas di lautan. Bagaimana masa depan anak cucu kita dalam 30 atau 50 tahun kedepan,” Tutur Wabup Konawe ini.
Menurut Wakil Bupati Konawe apa yang dibicarakan di Konawe ini semua penting. “Itulah saking pentingnya semua, dia berubah menjadi kepentingan,” katanya.
Dikatakannya, sikap pemerintah daerah terkait desakan oleh sekelompok oknum yang mendesak untuk didirikan Pembangunan Pabrik oileh PT. SCM itu mesti mengacu sesuai dengan regulasi yang ada. “Diatur oleh regulasi kita diatur oleh undang- undang ada pemerintah pusat, saya ingin luruskan biar kita disini bersama pak Kapolres ingin A kalau undang -undangnya di Jakarta bilang B tidak akan kejadian,” tegasnya.
“Regulasinya yang saya baca bahwa ada regulasi pemerintah yang ditanda tangani oleh bapak Presiden Prabowo, untuk sementara terjadi moratorium Pembangunan smelter, artinya apa ini keputusan pusat,” katanya lagi.
Menurut Wakil Bupati , Syamsul jika itu dipaksakan pembagunan smelter berarti ada regulasi yang dilanggar dan siap -siap berurusan dengan hukum. “Kalau kita coba bangun sendiri kita pasti berurusan dengan hukum, karena ini perintah negara yang sudah difikirkan dan dirapatkan, jadi penjelasanya (regulasinya,red) bahwa saking banyaknya pabrik sementara berjalan, banyak yang minta izin dengan stok cadangan nikel kita hari ini jika itu diizinkan semua pasti dalam lima atau sepuluh tahun kedepan sudah habis nikel kita kalau (pendirian pabrik) diizinkan semua,” jelasnya.
“Bagi keluarga besar Routa tolong dijaga persaudaraan, aspirasi silahkan tidak boleh ada yang sifatnya anarkis karena ketika kita merusak ketika kita anarkis maka itu sama dengan kita suruh APH untuk memproses kita, bukan maunya Kapolres tetapi atas perintah undang-undang dan itu terjadi atas permintaan kita karena kita sudah merusak sesuatu yang menjadi sebab -musabab kita merusak sesuatu yang bisa membuat kita ditersangkakan oleh aparat jadi,” tegas Wabup Konawe.
Wakil Bupati Konawe Kembali mengegaskan untuk menjaga situasi kondusif. “Saya mengingatkan masyarakat dan keluarga besar yang hadir hari ini jangan terprovokasi tidak bolah ada gerakan anarkis, yang namanya berdiskusi silahkan, yang namanya membawa aspirasi silahkan tetapi secara pribadi maupun mewakili pemerintah saya mengingatkan untuk menjaga diri agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.
“Dari berita -berita yang ada bahwa ini wilayah Routa sudah banyak izin -izin IUP di sekitar wilayah itu, kita berharap ini juga bisa masuk berinvestasi dan saya yakin makin banyak investor yang masuk di Routa dan tentunya mengikuti prosedur yang seusai dengan aturan dan regulasi yang ada saya yakin akan bermanfaat untuk Indonesia, bermanfaat untuk pemerintah Provinsi dan Pemda Konawe, lebih -lebih lagi buat keluraga besar di Kecamatan Routa, saya kira itu poinnya mari kita jaga bersama Routa ini,” Pungkasnya.
Penulis : Redaksi












