banner 728x250

Konawe Sehat 2026: Gedung Baru, Layanan Prima

banner 120x600
banner 468x60
Bupati Konawe H. Yusran Akbar meresmikan serentak empat gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), pada Jumat (23/1/2026).

UNAAHA,Sultra Headline.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe,Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan Bupati H. Yusran Akbar dan Wakilnya H Syamsul Ibraim, secara resmi memulai langkah besar untuk merombak total kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan. Langkah ini diawali dengan peresmian serentak empat gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) pada Jumat (23/1/2026). Momentum ini ditegaskan sebagai titik awal perubahan citra kesehatan daerah yang selama ini masih kerap mendapat sorotan tajam.

Empat fasilitas yang diresmikan tersebut adalah Gedung Rawat Inap Puskesmas Lambuya, Gedung Puskesmas Wawotobi, Gedung Puskesmas Anggaberi, dan Gedung Puskesmas Alosika di Kecamatan Asinua. Pembangunan gedung-gedung modern ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam menyediakan fasilitas medis yang layak dan representatif bagi seluruh lapisan masyarakat.

banner 325x300

Komitmen Memutus Stigma “Rapor Merah”

Dalam sambutan resminya, Bupati Yusran Akbar secara terbuka mengakui bahwa Dinas Kesehatan Konawe selama ini masih menyandang predikat “rapor merah” akibat dari pelayanan yang kurang maksimal, baik di tingkat Puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Namun, bagi Yusran, pengakuan ini bukanlah pelemahan, melainkan motivasi untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

“Tahun 2026 kita akan mulai ubah stigma ini. Kita maksimalkan pelayanan kesehatan dan perbaiki semua yang masih kurang. Pelayanan yang memadai akan membuat kesehatan warga semakin berkualitas, dan itu adalah tanggung jawab mutlak pemerintah,” tegas Bupati Yusran dengan nada optimis.

Ia juga memberikan instruksi keras kepada seluruh tenaga kesehatan di lingkup Pemkab Konawe untuk mengubah pola kerja dan meningkatkan keramahan serta kecepatan layanan. Menurutnya, infrastruktur yang megah akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan perubahan mentalitas pelayanan dari para tenaga medis sebagai ujung tombak lapangan.

Alokasi Anggaran dan Penguatan SDM Medis

Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Yones, melaporkan bahwa pembangunan keempat gedung tersebut menelan anggaran hingga belasan miliar rupiah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 dan Dana Alokasi Umum Daerah (DAUD). Rinciannya meliputi Puskesmas Wawotobi senilai Rp3,47 miliar, Puskesmas Anggaberi Rp3,43 miliar, Puskesmas Alosika Rp3,25 miliar, dan pembangunan ruang rawat inap di Lambuya sebesar Rp3,19 miliar.

Selain aspek bangunan, Pemkab Konawe juga menyoroti ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM). Saat ini, Konawe didukung oleh 2.769 tenaga kesehatan, termasuk 63 dokter umum dan 17 dokter gigi yang tersebar di 29 Puskesmas. Meski demikian, tantangan besar masih ada, seperti kekosongan dokter umum di wilayah terpencil seperti Puskesmas Routa.

Untuk mengatasi kekurangan ini, Bupati Yusran menawarkan program beasiswa bagi putra-putri asli Konawe yang tengah menempuh pendidikan kedokteran. Syaratnya satu: mereka harus berkomitmen kembali dan mengabdi untuk tanah kelahiran mereka setelah lulus nanti.

Ekspansi Layanan: Pembangunan RS Tipe D Sampara

Menutup rangkaian peresmian, Bupati Yusran Akbar yang juga mantan Ketua Kadin Konawe ini membocorkan rencana strategis lainnya, yakni pembangunan Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Sampara. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2026 ini. Keberadaan rumah sakit tersebut diproyeksikan untuk mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pesisir yang selama ini memiliki keterbatasan akses menuju pusat kota.

Dengan kombinasi pembangunan Puskesmas, peningkatan SDM melalui beasiswa, serta pembangunan rumah sakit baru di wilayah strategis, Konawe tengah berada pada jalur yang tepat untuk menciptakan sistem kesehatan yang inklusif, modern, dan bebas dari rapor merah. (pariwara)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.