banner 728x250
Konawe  

Ridwan Bae Puji Kinerja Yusran Akbar Sukses Kawal Program Nawacita di Konawe

banner 120x600
banner 468x60

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Anggota DPR RI, Ridwan Bae dapil Sultra memuji kinerja Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, sebagai salah satu bupati harapan nasional yang sukses mengawal program strategis pemerintah pusat dan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di daerah.

Ridwan Bae yang menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI mengungkapkan hal itu dalam sambutanya pada acara pembekalan dan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi yang digelar di Pendopo Bendung Wawotobi, Sabtu (20/9/2025).

banner 325x300

Dalam kesempatan itu, hadir sejumlah pimpinan OPD terkait, Direktur Keselamatan dan Keberlanjutan Konstruksi Kementerian PUPR Disaintina Ari Nusanti, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar Siti Nurrusiah, dan Kepala BWS Sulawesi IV Kendari Muhammad Harliansyah.

“Yusran Akbar adalah salah satu bupati harapan kita untuk menyukseskan program strategis nasional di daerah ini,” ujar Ridwan Bae.

“Saya mengikuti terus perkembangan Bupati Yusran Akbar dan Wakilnya Syamsul Ibrahim, melalui media bagaimana peranannya dalam upaya menyukseskan program ketahanan pangan dan memajukan infrastruktur di daerah. Bukan karena dia ada saya puji, tapi kenyataannya. Dia bekerja cerdas,” ungkapnya.

Menurutnya, acara pembekalan dan uji sertifikasi tenaga jerja konstruksi ini bukan sekadar pelatihan biasa. Namun, sebagai inisiatif strategis Anggota DPR RI, Ridwan Bae yang bertujuan mencetak tenaga kerja lokal yang bersertifikat, kompeten, dan siap diserap dalam proyek-proyek besar, termasuk tiga mega bendungan yang sedang dan akan dibangun di Konawe, seperti Wawotobi, Ameroro, dan Pelosika.

“Konawe telah didukung kehadiran dua bendungan untuk mendukung program ketahanan pangan, dan sebentar lagi ada bendungan Pelosika yang disetujui Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Ia menegaskan, sertifikasi yang diberikan Kementerian PUPR bukan sekadar formalitas. “Bapak-bapak yang hadir di sini sudah masuk kategori tenaga ahli yang handal di bidangnya masing-masing. Dan  sertifikat ini dijaga dan dipertahankan, karena akan membuka “ruang lapangan pekerjaan yang besar dan luas,” paparnya.

Ditempat yang sama, Direktur Disaintina Ari Nusanti, mewakili Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR menambahkan, bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. “Pembinaan jasa konstruksi adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa sertifikasi adalah bentuk perlindungan bagi tenaga kerja lokal agar tetap kompetitif melawan tenaga kerja asing.

Seluruh peserta yang lulus akan terdaftar di Sistem Informasi Jasa Konstruksi Terintegrasi (SIJKT), menjadi bagian dari database nasional tenaga kerja konstruksi unggul.

Sementara, Bupati Yusran Akbar, dalam sambutannya, menyebut acara ini sebagai “simbol perjuangan” membangun manusia Konawe. “Pembangunan bukan sekadar beton dan baja, tapi tentang membangun SDM,” tegasnya. (Pariwara)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *