
TIRAWUTA, SULTRAHEADLINE. COM. Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama dengan Kementerian Pertahanan menyepakati kerangka penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dalam dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Koltim pada Kamis (30/03/2023).
Kegiatan ini, diselenggarakan di Aula Bappeda Litbang Koltim, yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa SSTP MSi, Tim penyusun RDTR Kementerian Pertanahan dan ATR Eniro Athiyyah ST MM yang menjabat sebagai Kepala Subdit Perencanaan Tata Ruang Kabupaten Wilayah II-Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II.

Turut hadir Kepala BPN Koltim, serta sejumlah pimpinan OPD dan camat lingkup Pemda Koltim. Dalam diskusi ini, disepakati untuk Pengembangan RDTR Koltim, difokuskan pada Kecamatan Tinondo, Mowewe, dan Lalolae, yang juga merupakan daerah agropolitan, dengan tidak memasukan PT Sari Azri Rezeki dalam pengembangan RDTR.
Selain itu, disepekati pula, dalam pengembangan RDTR wilayah Kecamatan Tinondo, Mowewe dan Lalolae, harus mengeluarkan daerah kawasan Hutan.
Penulis : Dedy/SH