Maksimalkan Penanganan Stunting, Pemkab Konawe Bentuk TPPS

0

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Upaya pencegahan stunting menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, salah satunya dengan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) agar penanganannya menjadi lebih fokus dan maksimal.

TPPS yang dibentuk mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan. Pada level Kabupaten, TPPS diketuai langsung Sekretaris Kabupaten (Sekab), Ferdinand Sapan.

Pelaksana Teknis TPPS Konawe, Ismail mengatakan, pihak-pihak dalam TPPS ini diberi tanggungjawab melakukan upaya pencegahan stunting di wilayah setempat. Sasarannya, yakni para keluarga yang telah diidentifikasi masuk kedalam kriteria lokasi khusus stunting.

“Lokasi khusus itu adalah wilayah-wilayah yang dianggap rawan terjadi stunting. Titik tersebut merupakan hasil data lintas sektoral yang dibuatkan dalam satu aplikasi sebagai rujukan Pemkab Konawe,” ujarnya.

BACA JUGA :  Majelis Dzikir Ittihadul Ummat Konawe Gelar Pawai Obor Menjelang Hari Lebaran

Ismail mengatakan, pada tahun 2021 lokasi khusus stunting tersebar di 11 kecamatan dan 49 desa. Pihaknya pun telah melakukan sosialisasi pencegahan pada wilayah tersebut untuk mengedukasi para keluarga terkait strategi penurunan stunting.

“Untuk tahun 2022 jumlahnya mengalami penurunan, sekarang tinggal 35 desa saja,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Ismail menyebut, dari hasil analisis, terjadinya stunting disebabkan oleh faktor perilaku. Mulai dari kurangnya asupan gizi calon pengantin, ibu hamil, melahirkan dan pasca melahirkan, serta wanita yang memiliki balita. Selain itu, bisa pula disebabkan faktor ekonomi.

“Dengan kondisi tersebut, maka upaya penanggulangan stunting perlu komitmen bersama dari dalam membangun sinergi yang terintegrasi, sehingga penanganan stunting bisa semakin maksimal,” tutupnya.

Penulis: Dedy/SH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here