banner 728x250

Terapkan SPBE, Pemkab Konawe Tekankan ASN Bisa IT

banner 120x600
banner 468x60

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kery Saiful Konggoasa mengatakan, di era modern saat ini seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup setempat harus bisa menguasai ilmu teknologi dan informasi (IT) . Karena saat ini pemerintah kabupaten (Pemkab) sudah menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

“Atas dasar itu, akan sulit menyeimbangkan metode kerja manakalah masih ada ASN yang belum menguasai IT. Karena akan menghambat standar percepatan pelayanan kita kepada masyarakat di lingkungan kerja pemerintah daerah,” paparnya.

banner 325x300

Menurutnya, saat ini sudah ada ketentuannya. Dimana setiap pemerintah daerah harus sudah menggunakan pelayanan kepada masyarakat berbasis elektronik . Karena dengan metode palayanan ini dianggap lebih efektif dapat menghasilkan pelayanan prima. Atas dasar itu , tidak ada alasan bagi ASN untuk tidak belajar IT.

Sehingga setiap ASN harus sudah mulai melatih diri secara mandiri untuk meningkatkan kompetensi di bidang penguasaan IT. Meski tidak harus mendapat penekanan oleh pimpinan, kata dia, karena perlu disadari bidang IT ini sudah menjadi kebutuhan sehari-sehari setiap individu. Karena hampir seluruh aspek kehidupan tekhologi menjadi alat pendukung yang bisa membantu dalam hal apa saja. Termasuk di bidang pekerjaan.

“Sekarang ini semua pemerintah daerah sudah dituntut untuk mengunakan standar pelayanan tekhnologi. Jadi dimanapun mereka (ASN) bekerja pasti akan diperhadapkan dengan standar kerja model ini.

Ia mengaku, memang perkembangan teknologi seiring dengan tuntutan globalisasi sekarang ini banyak mengalami perbaikan layanan publik yang lebih cepat, efisien dan efektif. Sehingga perlu ada penyesuaian di lingkup birokrasi ini.

Dikatakannya, contoh yang paling mendasar dan sederhana yang harus bisa dikuasai ASN dalam konteks penguasaan IT yakni dalam tekhnik mengoperasikan komputer . Karena saat ini sistem administrasi pemerintahan sudah tidak mengunakan pencatatan secara manual.

Ia mengakui, masih banyak ASN yang belum bisa mengoperasikan komputer. Dan untuk urusan sesederhana ini, kata Kery, Pemkab tidak mesti harus mengalokasikan anggaran untuk kegiatan kursus , karena di setiap OPD memiliki inventaris komputer. Dan bagi ASN yang merasa belum mahir untuk segera belajar dengan meminta didampingi rekan kerjanya yang menguasai komputer tersebut.

“Selain itu juga saya menginstruksikan kepada ASN untuk bisa berinovasi dalam hal peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Ibas
Editor : Def

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *