Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Ekonomi · 11 Des 2023 03:41 WIB ·

Pemkab Konawe Bakal Kembangkan Industri Sawit Hulu ke Hilir


					Pemkab Konawe Bakal Kembangkan Industri Sawit Hulu ke Hilir Perbesar

Pj Bupati Konawe Harmin Ramba

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM- Pj Bupati Konawe Harmin Ramba mengaku, bahwa perkebunan sawit merupakan salah satu komoditas unggulan di Konawe, sehingga perlu industri kelapa sawit ini  dikembangkan dari hulu hingga hilir . Hal itu dikataknnya saat menggelar cofee morning bersama insan pers di ruang kerja bupati, Senin (11/12/2023).

Dikatakannya, daerah Konawe saat ini menjadi basis pengembangan industri kelapa sawit oleh para pelaku usaha swasta. Namun problemnya,  selama ini para investor mengolah hasil industri perkebunan sawit  itu masih terkonsentrasi pada sektor bahan baku.

“Hasil perkebunan komoditas kelapa sawit kita hanya dapat diolah mengasilkan CPO (Crude Palm Oil) atau minyak kelapa sawit mentah. Dan bahan ini bukan hanya dapat menjadi minyak goreng, tapi dapat menjadi prodak bahan pangan turunan lainnya. Jadi bahan minyak mentah inilah  yang kemudian dipasarkan keluar,” katanya.

Menurutnya, pengembangan industri hilir yang dimaksudnya yakni bagaimana produksi hasil tidak hanya fokus di bahan baku. Tetapi perlu dikembangkan sampai pada produk hasil akhir, minimal minyak gorengnya.

Ia mengaku, pengembangan industri perkebunan kelapa sawit hulu  ke hilir ini  merupakan upaya strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe untuk mendorong hasil komoditas unggulan daerah ini memiliki nilai tambah dan memiliki identitas.

“Prosesnya bahan bakunya diambil dari perkebunan sampai pada produksi hasil  akhirnya harus dilakukan di Konawe. Jadi yang dipasarkan keluar perusahaan sudah dalam bentuk prodak minyak goreng kemasan. Karena minyak goreng ini hasil dari ekstraksi hasil perkebunan dari Konawe jadi hasil produksinya pula perlu mencatut identitas Konawe sebagai branding dalam kemasannya,” terangnya.

Ia menambahkan, keberadaan industri perkebunan sawit di Konawe memiliki dampak positif yang strategis untuk pembangunan daerah. Sedangkan dari aspek ekonomi juga dapat menunjang kesejahteraan masyarakat, misalnya terbukanya lapangan kerja baru. Sehingga dengan itu,  ia meyakini dengan konsep industri sawit hulu ke hilir ini dapat menjadi inovasi baru daerah dalam menjadikan daerah Konawe sebagai sentra industri sawit, minimal menjadi contoh di wilayah Sultra.

“Tapi harus kita akui, untuk mewujudkan hal itu butuh proses dan perencanaan. Tidak dilakukan dengan proses yang mepet, dalam istilahnya tiba masa tiba akal. Paling tidak di masa jabatan saya yang sangat singkat ini bisa merancang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Konawe. Dan siapapun bupati definitif  yang terpilih nanti dapat meneruskan program-program tersebut, diantaranya, terkait program industri perkebunan sawit hulu ke hilir ini,” paparnya.

Penulis: ibas

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe