Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 15 Sep 2023 13:16 WIB ·

Diduga Kurangi Volume Pekerjaan, Kontraktor PSN Bendung Ameroro Diadukan ke KPK-RI


					Diduga Kurangi Volume Pekerjaan, Kontraktor PSN Bendung Ameroro Diadukan ke KPK-RI Perbesar

Ketgam : Konsorsium Mahasiswa Menggugat saat melakukan unjuk rasa di depan gedung KPK RI, Jumat (15/09/2023).

JAKARTA, SULTRAHEADLINE.COM. Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) diminta untuk memeriksa para kontraktor yang menangani pembangunan Bendung Ameroro yang menelan anggran pusat senilai 1,5 triliun. Permintaan tersebut beredarnya vidio yang memperlihatkan Proyek Strategi Nasional (PSN) Bendung Ameroro yang ambruk

Konsorsium Mahasiswa Menggugat Alki Sanagri menduga abruknya bendungan Ameroro tersebut patut diduga karena gagal konstruksi serta diduga kuat adanya spek yang tidak sesuai yang digunakan oleh para pekerja.

“Meminta kepada KPK RI untuk memeriksa beberapa kontraktor serta PPK yang diduga terlibat dalam pembangunan bendung Ameroro di desa Tamesandi Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe” kata Alki Sanagri saat melakukan unjuk rasa di halaman kantor KPK RI, Jumat (15/09/2023).

Alki Sanagri menuturkan, beberapa perusahaan yang bertanggung jawab atas pembangunan bendungan Ameroro seperti PT. Hutama Karya, PT. Wika , PT . Sumber Cahaya Agung, PT. Adhy Karya harus diperiksa oleh KPK RI Karena diduga kuat ada indikasi korupsi pengurangan volume oleh bangunan bendungan Ameroro tersebut.

“PK RI harus turun tangan memeriksa proyek nasional tersebut karena ambruknya bangunan bendungan tersebut membuktikan ada yang tidak sesuai dan harus di periksa oleh pihak KPK RI Karena diduga kuat ada indikasi korupsi,” kata Alki Sanagri

Selain itu, lanjut Alki Sanagri penggunaan 10 roda untuk menggangkut material dari Kecamatan Puriala harus dihentikan, karena sudah ada beberapa yang mengalami kecelakaan, serta mobil 10 roda tersebut menyebabkan jalan semakin becek dan berdebu akibat muatan yang terlalu berat.

“Baru-baru ini, ada anak sekolah yang mengalami cacat seumur hidup, hal itu diakibatkan mobil 10 roda yang mengangkut batu dari Puriala ke bendungan Ameroro” ungkap Alki Sanagri

Dirinya juga berjanji akan melakukan aksi serupa di Kantor pusat PT Wika serta Kementrian PU-PR agar mengevaluasi pembangunan bendung tersebut yang diduga kuat gagal konstruksi , dan kami juga akan melaporkan resmi ke KPK RI agar segera diusut.

Di tempat lain, Geologi Enginer KSO HK-AK, Waldo Putra Agung saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa ambruknya salah satu bagian dinding bendungan tersebut. Katanya, peristiwa itu terjadi pada Selasa siang.

Waldo menerangkan, di area yang terjadi longsor itu akan digali untuk konstruksi dinding saluran peluncur spillway. Menurutnya, kondisi tebing kiri spillway secara geologi agak kurang menguntungkan, karena adanya arah foliasi yang searah dengan galian.

“Kemiringan foliasi kurang lebih 30 derajat, lebih landai dari galian yang menyebabkan terdapat potensi longsoran. Makanya, berpotensi terhadap adanya runtuhan atau longsoran yang normal akan terjadi pada kondisi tersebut,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe