Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Kriminal · 10 Apr 2023 12:58 WIB ·

Periode Januari-April 2023, Satlantas Polres Konawe Sebut 21 Orang Meninggal di Jalan


					Periode Januari-April 2023, Satlantas Polres Konawe Sebut 21 Orang Meninggal di Jalan Perbesar

IPTU Ridwan Koto

UNAAHA – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Konawe mencatat sebanyak 21 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas periode Januari hingga April 2023. Mereka yang meninggal terlibat di 71 kecelakaan.

“Total kecelakaan sebanyak 71, dengan korban meninggal dunia 21 orang. Kemudian luka berat lima orang, luka ringan 100 orang. Penyebab kecelakaan ini pertama kekurangan kehati-hatian pengendara yang didominasi kendaraan roda dua,” ungkap Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi SIK melalui Kasat Lantas Polres Konawe IPTU Ridwan Koto, Senin (10/4/2024).

“Kecelakaan Lalulintas itu kebanyakan terjadi di jalan poros Sampara Pondidaha dan Wonggeduku, karena disana itu jalur cepat,” sambungnya.

Ridwan menjelaskan, antisipasi untuk menurunkan angka laka lantas ini, pihaknya dari Satlantas Polres Konawe terus melakukan edukasi kepada setiap golongan masyarakat. Baik itu melalui media sosial maupun menyampaikan secara langsung kepada masyarakat.

“Secara konvensional kita datangi juga kelompok-kelompok pelajar dan kami juga intens melakukan pengaturan lalulintas terutama di jalan yang padat akan kendaraan. Kecelakaan ini cenderung terjadi di jam-jam tertentu seperti Pukul 09.00 WITA sampai Pukul 04.00 WITA. Cenderung terjadi di siang hari,” jelasnya.

Untuk mengurangi angka laka lantas di wilayah Kabupaten Konawe dirinya mengharapkan kesadaran dari masyarakat untuk tertib dalam berkendara. Karena, kata dia, apabila mengemudi dalam keadaan terburu-buru dan tidak memperhatikan kendaraan lain hanya karna ingin cepat sampai di tempat tujuan tentu itu sangat berbahaya baik diri dia pribadi dan juga pengendara lainnya.

“Inilah yang saat ini kami optimalkan penyampaian edukasi ini kepada masyarakat,” tukasnya.

Dijelaskan, dampak dari kecelakaan ini yang pertama dapat meningkatkan angka kemiskinan, karena yang menjadi korban misalnya ia adalah tulang punggung, maka otomatis anak dan istrinya tidak mendapatkan nafkah. Kedua putus sekolah anak-anak yang menjadi tanggungan pihak keluarga. Dan juga korban anak dibawah umur itu banyak sehingga sulit mencapai masa depannya.

“Jadi sangat berdampak banyaklah kecelakaan itu. Makanya kita selalu memberikan edukasi,” katanya.

Dengan demikian, polisi dengan dua balak di pundak ini mengajak seluruh masyarakat untuk saling bertoleransi dalam berkendara dengan mengutamakan keselamatan.

“Kami mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk sama-sama membangun budaya tertib berlalulintas, karena ini sangat penting demi kemajuan bangsa dan negara dan juga kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” tandasnya.

Penulis: Dedy/SH

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Polres Konawe Sebut Pertalite di SPBU Unaaha Sesuai Standar

13 Maret 2025 - 10:55 WIB

Puslitbang Polri Pilih Penelitian di Polres Konawe

11 Maret 2025 - 11:47 WIB

Polisi Diminta Tindak Tegas Calo Pertalite di SPBU Warangga

10 Agustus 2024 - 12:40 WIB

Polres Konawe Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 4,3 Kg

31 Mei 2023 - 12:44 WIB

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

16 Maret 2019 - 08:28 WIB

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

16 Maret 2019 - 08:22 WIB

Trending di Berita