Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Kolaka Timur · 17 Apr 2022 15:10 WIB ·

PJ Bupati Mengambil Sumpah dan Serahkan SK CPNS-PPPK di Koltim


					PJ Bupati Mengambil Sumpah dan Serahkan SK CPNS-PPPK di Koltim Perbesar

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. PJ Bupati Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara H Sulwan Abunawas menyerahkan SK sekaligus mengambil sumpah jabatan kepada Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK Fungsional Guru  formasi 2019 yang telah dinyatakan lulus seleksi di Koltim. Dilaksanakan secara simbolis di Koltim, Kamis, (14/04/2022).

PJ Bupati Kolaka Timur, H Sulwan Abunawas dalam sambutannya mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan unsur utama sumber daya manusia di lingkup pemerintahan .

Dikatakannya , sebagai  aparatur negara yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Begitupula   PPPK sebagai produk strategis aparatur baru, yang lahir berdasarkan peraturan pemerintah Nomor 49 tahun 2018 ,” katanya.

Bahwa PPPK diharapkan dapat memenuhi kebutuhan aparatur guru di masa-masa mendatang.

PNS dan PPPK  ini sejatinya diwujudkan dengan sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya .

Terkait dengan itu  berdasarkan peraturan Menpan RB Nomor 509 tahun 2021 tentang penetapan kebutuhan pegawai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Koltim  2021 bahwa disebutkan  untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi dan dalam rangka mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional, kata Sulwan, maka  dipandang perlu dilakukan rekruitmen ASN sebagai unsur pelayanan publik di tengah-tengah masyarakat dalam percepatan pelaksanaan pembangunan di masing-masing daerah.

“Oleh karena itu, maka pemerintah pusat mengalokasikan kebutuhan ASN di lingkup pemerintah Koltim setiap tahunnya sejak 2019 sampai 2022 yang hari ini akan mendapatkan legitimasi dari pemerintah sebagai aparatur sipil negara dengan rincian, CPNS formasi tahun 2019 sejumlah 191 orang, dan  CPNS Formasi 2021 sebanyak 143 orang dan PPPK fungsional guru sebanyak  381 orang serta fungsional penyuluh pertanian yang berjumlah 4 orang,” katanya .

Dikesempatan itu Sulwan mengatakan, sudah sepatutnya masyarakat untuk berbangga,   karena Koltim  mendapatkan tambahan energi baru dari ASN yang hari ini telah disaksikan bersama pengangkatannya.

Ia berharap, setelah diangkatnya para aparatur negara ini , agar yang bersangkutan (ASN dan PPPK) dalam  pelaksanaan setiap tugas pokok dan tanggung jawab yang diemban ini hendaknya dilakukan dengan sebaik-baiknya dengan penuh kedisiplinan, loyalitas, integritas dan rasa tanggung jawab terhadap bidang tugas masing-masing.

“Saudara-saudara diangkat menjadi aparatur negara adalah hasil dari rangkaian seleksi penerimaan yang sangat ketat dan kompetitif yang dilakukan berbulan-bulan lamanya. sehingga kalian harus bersyukur atas capaian hasil sampai tahap ini, diawali dari penerimaan secara terbuka baik seleksi administrasi maupun seleksi kompetensi yang telah dilakukan oleh Panselnas dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dikesempatan itu Sulwan berpesan , bahwa selaku pejabat pembina kepegawaian di Koltim  sangat mengharapkan agar dalam mengemban amanah ini senantiasa berpegang pada kecerdasan spritual yaitu pengendalian diri dalam membina hubungan antar ASN terlebih lagi antara atasan dan bawahan.

Kemudian kecerdasan sosial yaitu mampu mengkomunikasikan kegiatan pembangunan  yang dilakukan oleh pemerintah daerah kepada seluruh masyarakat baik di internal Koltim  maupun daerah lainnya.

Selanjutnya  harus memiliki kecerdasan intelektual yaitu senantiasa mengasa dan membina disiplin  baik  secara personal maupun kelembagaan.

“Disamping itupula yang tidak kalah penting juga adalah kebutuhan transformasi teknologi yang akhir-akhir ini semakin tidak dapat terbendung dalam setiap pekerjaan dan kegiatan dalam menjalankan program kegiatan di setiap OPD. Dan satu hal yang  harus ditanamkan dalam benak saudara-saudari, bahwa daerah ini membutuhkan tenaga dan fikiran kalian dalam memajukan daerah yang kita cintai ini,” katanya.

“Kemudian yang terpenting  jangan ada lagi yang mengajukan permohonan pindah wilayah apabila sudah resmi terangkat sebagai ASN di lingkup pemerintahan Koltim . Sebagaimana surat pernyataan yang telah disepakati yaitu paling singkat sepuluh tahun untuk mengabdikan diri pada daerah ini. Dan hal ini sejalan dengan peraturan Menpan RB Nomor 27 tahun 2021 khususnya pasal 52 ayat (2) menyatakan bahwa dalam hal pelamar ASN dan PPPK dinyatakan lulus .Manakalah yang berangkutan mengajukan pindah wilayah sebelum dengan waktu yang ditentukan , maka dianggap telah mengundurkan diri,” katanya.

Penulis : Ibas

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Mosehe Wonua: Kunci Damai dan Semangat Bersatu di Wonua Sorume Koltim

13 Februari 2026 - 03:38 WIB

Bupati Koltim Pimpin Upacara Peringatan HAB Ke-79

4 Januari 2025 - 05:23 WIB

Bupati Koltim Turut Meriahkan Jalan Santai HAB Ke-79

3 Januari 2025 - 10:12 WIB

Pemda Koltim Diganjar Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tertinggi

21 Desember 2024 - 13:00 WIB

Sekda Koltim Buka Sosialisasi Rancangan Perbub Sistem Kerja, Ingatkan Pejabat Fokus pada Tugas dan Pekerjaan

21 Desember 2024 - 12:44 WIB

Pemkab dan DPRD Koltim Menyetujui dan Tetapkan RAPBD Koltim 2025

21 Desember 2024 - 12:35 WIB

Trending di Kolaka Timur