Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Ekonomi · 13 Mar 2022 02:13 WIB ·

Pangdam Hasanuddin Jamin Keamanan Investasi di PT VDNIP


					Pangdam Hasanuddin Jamin Keamanan Investasi di PT VDNIP Perbesar

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM, Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Muhammad menegaskan siap menjamin keamanan investasi di PT Virtu Dragon Nikel Industri Park (VDNIP) sesuai dengan koridor yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Hal ini tegaskan Pangdam Hasanuddin saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) di perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) Sabtu, (12/3/22).

Dalam kegiatan itu, Mayjend TNI Andi Muhammad yang didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hasanuddin, Amelia Arisanti beserta jajaran disambut oleh Kepala HOD PT VDNIP, Mr. Yin Xing Hui beserta beberapa pihak Manajemen PT VDNIP.

Disela-sela kegiatan itu, Pangdam Hasanuddin melakukan peninjauan langsung aktifitas perusahaan yang ada di PT VDNIP. Salah satunya melihat hasil dari pemurnian Nikel di PT Obsidian Stainless Steel (OSS).

Mayjen TNI Andi Muhammad mengatakan, kedatangannya di Bumi Konawe untuk melihat langsung secara Investasi tersebar di Sultra ini dengan nilai Investasi puluhan Triliun. Serta memastikan keamanan dan kenyaman Investasi bisa berjalan dengan baik di PT VDNI

“Kami akan menjaga keamanan Investasi PT VDNIP asalkan sesuai dengan Koridor yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Agar Investasi ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Sultra,” tegasnya.

Pangdam XIV/Hasanuddin juga mengatakan, budaya harus dijunjung tinggi dan terus dilestarikan agar saling menghargai dan toleran.

“Bukan hanya TNI dan Polri yang menjaga kemanan tetapi masyarakat juga. Karena dengan keberadaan masyarakat yang bersinergi dengan kami dan perusahaan pasti keamanan dan kenyamanan akan tercipta, salah satunya dengan cara mempertahankan budaya,” katanya.

Lanjut Pangdam Hasanuddin, melibatkan masyarakat dalam seluruh aktifitas perusahaan agar menerima manfaat dari perusahaan. Maka masyarakat akan merasakan bahwa PT VDNIP ini milik masyarakat sehingga keamanan dan kenyamanan akan tercipta dengan sendirinya.

“Olehnya itu kerjasama yang baik kami butuhkan dari perusahaan kepada aparat, khususnya masyarakat sekitar perusahaan. Karena kalau masyarakat diberdayakan pasti Investasi disini pasti akan terjaga,” katanya.

Sementara itu, HOD PT VDNIP, Mr. Yin Xing Hui tidak lupa mengucapkan terimakasih atas kunjungan Pangdam Hasanuddin, karena menurutnya, kunjungan ini merupakan langkah dalam mempererat hubungan perusahaan dengan TNI.

Dijelaskannya, lahan PT VDNIP seluas 253 Hektar yang berada di Kabupaten Konawe merupakan salah satu Objek Vital Nasional. Sehingga perusahaan tersebut membutuhkan pengamanan yang melibatkan TNI hingga Polri.

“Atas keamanan dan kenyamanan yang diberikan pemerintah melalui TNI dan Polri, kami pihak perusahaan sangat terbantukan untuk berinvestasi di Indonesia,” tutupnya.

Penulis: Dedy/SH

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Wujudkan Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Konawe Apresiasi Komitmen Investasi PT SCM

19 April 2026 - 01:42 WIB

Perkuat Ketahanan Nasional,Pemkab Konawe Kirim 2.000 Ton Beras ke Sulawesi Utara

2 Februari 2026 - 10:53 WIB

Keberadaan PT. SCM di Routa Berkontribusi untuk Pembangunan di Konawe

17 Juli 2025 - 11:37 WIB

Pemkab Konut Aktualisasikan Komitmen Pembangunan Sawit Berkelanjutan Melalui Kebijakan RAD

18 April 2025 - 09:27 WIB

Ketua Umum SPKS Minta Perusahaan Perkuat Kemitraan Dengan Petani Sawit dalam Pengembangan Sawit di Kab. Muna

10 April 2025 - 08:45 WIB

Dinas TPHP Konawe : Berikut Kecamatan Penyumbang LTT Padi

29 September 2024 - 13:58 WIB

Trending di Ekonomi