Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Ekonomi · 18 Des 2021 06:20 WIB ·

Investasi Swasta Menumbuhkan Ekonomi di Konawe


					Investasi Swasta Menumbuhkan Ekonomi di Konawe Perbesar

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Kepala Dinas Perindakop dan UMKM Kabupaten Konawe , Sulawesi Tenggara (Sultra), Jahiuddin mengaku, mengapresiasi kehadiran sejumlah investor di Kabupaten Konawe baik di bidang industri pengolahan nikel maupun perkebunan kelapa sawit.

Menurutnya, kehadiran para pelaku usaha itu sangat mempengaruhi peningkatan ekonomi masyarakat .

“Bahwa dampak paling nyata itu pertama dari sektor pendapatan masyarakat dan daya beli masyarakat meningkat ,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya , kemarin (8/10/2021).

Ia mengaku, terjadinya peningkatan pendapatan masyarakat berdampak terhadap meningkatnya daya beli masyarakat. Sehingga turut menjamin perputaran ekonomi yang lebih baik.

“Ya. Sangat berpengaruh. Jadi kan terbukanya pabrik maupun areah perkebunan itu justru banyak menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga para karyawan mendapatkan upah kerja yang menetap. Dan ini sangat mempengaruhi daya beli masyarakat. Dan juga menguntungkan bagi para pelaku UMKM,” tuturnya .

Sehingga ia berpendapat, sangat mendukung kegiatan investasi itu di Kabupaten Konawe. Apalagi kata dia, dalam waktu dekat ini, daerah Konawe kembali mendapat kesempatan emas atas terbukanya pabrik baru di Kecamatan Routa.

Terkait dengan itu, Mantan Kadis BPKAD ini mengaku, daerah Konawe masih terus menata zonasi pengembangan usaha secara berkelanjutan . Karena tidak menutup kemungkinan kahadiran para pelaku usaha itu bisa menarik pelaku usaha lainnya untuk datang berinvestasi di Konawe itu sendiri.

“Karena Konawe memiliki potensi alam yang luar biasa . Dan meski di kelola oleh pihak swasta , tetapi asas manfaatnya juga bermuara kepada pembangunan daerah dan kesejahteran rakyat,” katanya.

Ia menambahkan, sistem zonasi itu sudah tuntas dalam pengkajian tim yang disebutnya dokumen rinci tata ruang yang dibagi secara klaster kecamatan, dan saat ini sudah dalam tahap konsultasi ke pemerintah provinsi . Kemudian setelah di provinsi akan dilanjutkan ke tingkat pemerintah pusat untuk disetujui.

Bahwa tujuan dari dokumen terinci rencana tata ruang wilayah ini untuk memetakan daerah perkecamatan sesuai dengan pengembangan potensi kewilayaannya.

“Misalnya kalau untuk daerah industri itu mencangkup klaster area kawasan industri mulai dari Kecamatan Kapoiala, Bondoala , Sampara , Routa dan Puriala. Sedangkan untuk perkebunan kelapa sawit meliputi Anggaberi, Meluhu, Pondidaha, Amonggedo dan sebagian wilayah Sampara,” tuturnya.

“Kalau untuk kecamatan lainnya itu seperti Wawotobi dan Unaaha akan fokus kepada industri keluarga dan UMKM. Jadi bagi pengusaha yang akan masuk sudah tahu tempat mendirikan usaha termasuk potensi yang akan dikelolah nya,”katanya. (B)

Redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Wujudkan Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Konawe Apresiasi Komitmen Investasi PT SCM

19 April 2026 - 01:42 WIB

Perkuat Ketahanan Nasional,Pemkab Konawe Kirim 2.000 Ton Beras ke Sulawesi Utara

2 Februari 2026 - 10:53 WIB

Keberadaan PT. SCM di Routa Berkontribusi untuk Pembangunan di Konawe

17 Juli 2025 - 11:37 WIB

Pemkab Konut Aktualisasikan Komitmen Pembangunan Sawit Berkelanjutan Melalui Kebijakan RAD

18 April 2025 - 09:27 WIB

Ketua Umum SPKS Minta Perusahaan Perkuat Kemitraan Dengan Petani Sawit dalam Pengembangan Sawit di Kab. Muna

10 April 2025 - 08:45 WIB

Dinas TPHP Konawe : Berikut Kecamatan Penyumbang LTT Padi

29 September 2024 - 13:58 WIB

Trending di Ekonomi