Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 21 Sep 2021 20:56 WIB ·

Tinjau Hilirisasi Pengolahan Nikel di PT OSS, DPR RI : Bisa Jadi Rujukan Daerah Lain


					Tinjau Hilirisasi Pengolahan Nikel di PT OSS, DPR RI : Bisa Jadi Rujukan Daerah Lain Perbesar

UNAAHA.SULTRAHEADLINE.COM. Guna mendorong percepatan hilirisasi nikel dalam negeri, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan ke PT Obsidian Stainless Steel (OSS), yang berada di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (16/9/2020) kemarin.

Kedatangan rombongan yang tergabung dalam Panitia Kerja (Panja) Ilegal Mining itu di Bumi Anoa disambut langsung oleh Ketua DPRD Sultra, H. Abdurrahman Saleh, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, Ketua DPRD Konawe, H. Ardin, Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan sejumlah pejabat lainnya.

Ketua Panja Ilegal Mining, Eddy Soeparno mengungkapkan, tujuan kunjungan mereka ke Sultra adalah untuk melihat hilirisasi pengolahan nikel di PT OSS, dalam hal ini produksi stainless steel.

“Kami melihat ini sebagai jalan yang baik. Di mana pengolahan nikel, sudah dilakukan dari hulu (tambang nikel), hingga ke hilirnya (smelter) dan menjadi produk stainless steel,” ungkapnya.

Menurutnya, hilirisasi pengolahan nikel diharapkan mampu memberikan nilai tambah lebih dari produk bahan mentah, memperkuat struktur industri nasional, menyediakan lapangan kerja dan memberi peluang bagi tumbuhnya industri dalam negeri. Kewajiban hilirisasi juga sejalan dengan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba

“Setelah kami pantau, apa yang dilakukan PT OSS bisa menjadi contoh untuk daerah lain, dan kita sudah bisa melakukan hilirisasi yang baik dalam pengolahan nikel,” tutur Wakil Komisi VII DPR RI itu.

Sementara itu Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengaku bangga daerahnya mendapat kunjungan dari pemerintah pusat. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar menaruh perhatian serius dalam mengembangkan potensi-potensi SDA di otoritasnya, khususnya dari sektor industri maupun pertambangan.

“Ini suatu kebanggaan bagi kami. Mudah-mudahan kunjungan ini memberikan dampak positif bagi perkembangan PT OSS kedepannya,” harap Kery Saiful Konggoasa.

Kery menuturkan, kehadiran pabrik smelter di Konawe sangat memiliki kontribusi besar dalam menopang anjloknya sektor ekonomi yang merosot. Bahkan meski di masa pandemi Mega Industri tetap melakukan perekrutan karyawan lokal sehingga berperan penting dalam membantu pemerintah setempat mengatasi masalah pengangguran.

“Kawasan industri ini benar-benar memiliki kontribusi besar. Tenaga kerja lokal kita banyak yang bekerja di sana. Tinggal skillnya saja yang terus kita akan tingkatkan,” tutup Bupati dua periode itu.

Penulis: Dedy/SH

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional

6 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Berkunjung ke Mubar, Kementerian ESDM Pastikan Tambahan Kuota dan Perbaikan Distribusi BBM

4 September 2026 - 12:51 WIB

Trending di Muna Barat