Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Edukasi · 28 Agu 2019 12:26 WIB ·

Dikbud Konawe Terapkan Penempatan Guru Sesuai Zonasi


					Dikbud Konawe Terapkan Penempatan Guru Sesuai Zonasi Perbesar

UNAAHA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang merancang formula tentang sistem penempatan tugas bagi guru PNS dan GTT.

Kepala Dikbud Konawe Suriyadi mengatakan, sistem zonasi penempatan guru di sekolah akan diberlakukan sesuai wilayah terdekat guru bersangkutan berdomisili. Dengan itu, kata dia, sistem pelayanan pembelajaran dapat lebih efektif dan merata di seluruh wilayah di Konawe.

“Kalau sistem zonasi ini diberlakukan. Secara otomatis akan ada perolingan tugas. Jadi guru tersebut tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan tugas mengajarnya sesuai jadwal waktu yang ditentukan,”ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Kemudian selain domisili, lanjut dia, masa tugas di sekolah bersangkutan juga menjadi salah satu indikator penilaian untuk dilakukannya penataan zonasi. Misalnya guru yang sudah memasuki 10 tahun bertugas di salah satu sekolah akan dipindahtugaskan di sekolah lain, namun masih dalam satu wilayah kecamatan.

Menurutnya, mulai tahun akademik 2019 ini, sistem zonasi penempatan tugas mengajar itu bertahap mulai dilaksanakan. Untuk tahap pertama pihaknya akan mencoba 4 kecamatan yakni Puriala, Onembute, Amonggedo dan Meluhu.

Ia menambahkan, problem yang terjadi selama ini tentang persebaran tenaga pengajar yang belum merata di semua wilayah Kabupaten Konawe. Kerap dalam satu wilayah menumpuk tenaga pengajaranya. Sementara ada beberapa wilayah justru kekurangan tenaga pengajarnya utamanya yang berada di wilayah sudut ibu kota kabupaten.

Sehingga dengan sistem ini dapat akan lebih efektif menta penempatan tenaga pengajar di semua wilayah Konawe.

“Termasuk guru-guru yang sudah lama mengajar di salah satu sekolah harus kita pindahkan. Karena kerap juga para tenaga pengajar tersebut menemui kejenuhan. Sehingga perlu kita rotasi ke tempat tugas baru,”ujarnya. (Red***)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Dr. Basrin Melamba Resmi Nahkodai IAI Rawa Aopa Konsel

17 Januari 2026 - 13:35 WIB

IGI Konawe Dilantik, Usung “Spirit Kalosara” untuk Wujudkan Pendidikan Berkualitas

1 November 2025 - 11:04 WIB

Minim Ruang Belajar, SDN 1 Anggotoa Sekat Kelas jadi Dua Bagian Menggunakan Triplek

17 Mei 2025 - 15:07 WIB

53 Mahasiswa Asal Routa Terima Bantuan Pendidikan PT.SCM

13 Mei 2025 - 07:16 WIB

Hardiknas, Memperkuat Dedikasi dan Edukasi pada Dunia Pendidikan

6 Mei 2025 - 10:59 WIB

Pemkab Konawe Bersama PT VDNI Resmikan Sekolah Dasar Termegah di Sultra

4 Januari 2024 - 06:28 WIB

Trending di Edukasi