Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 27 Jul 2018 08:00 WIB ·

2018, Utang Pemda Konawe Membengkak Rp. 77 Miliar


					Paj Bupati Konawe H Tasman Taewa Perbesar

Paj Bupati Konawe H Tasman Taewa

Paj Bupati Konawe H Tasman Taewa

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM – Defisit anggaran yang terjadi di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi alasan sering telatnya pembayaran gaji untuk Aparatur negeri Sipil (ASN) serta Dana Operasional yang kerap dikeluhkan.

Namun, ternyata Pemda Konawe pada 2017 lalu masa kepemimpinan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa dan Wakilnya Parinringi, masih memiliki tunggakan utang yang jumlahnya diperkirakan mencapai miliaran rupiah dibeberapa pihak. Hal ini pun diakui Pejabat (Pj) Bupati Konawe, Tasman Taewa.

“Betul, hingga kini Pemda masih ada utang sebesar kurang lebih Rp 77 miliar kepada pihak ketiga dari 2017 lalu,” bebernya akhir pekan lalu.

Namun sayangnya, mantan Kepala Dinas Pariwisata dan olahraga (Dispora) Sultra, tidak mengungkapkan secara rinci hutang apa saja itu. Dengan alasan dirinya baru sebulan dipercaya menjadi Pj Bupati di Konawe.

“Saya-kan belum cukup sebulan menjabat di Konawe, sehingga apa yang terjadi di Konawe, teman-teman media lebih tahu, seperti Defisit anggarannya, dan kondisi keuangannya,” jelasnya.

Untuk penyelesaian sisa hutang tersebut, saat ini pemerintah daerah sedang mencari solusinya, salah satunya dengan melihat kembali kegiatan-kegiatan yang ada di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemda Konawe, yang belum terkontrak untuk dihentikan sementara waktu. Karena meskipun proyek-proyek tersebut berjalan, tentunya akan menjadi beban Pemerintah pada 2019 nantinya, sebab anggarannya harus diambilkan dimana.

“Mau tidak mau tetap harus hentikan dulu proyek-proyek di 2018 ini, karena jika proyek-proyek 2018 tetap dijalanakan otomatis akan kembali menjadi utang pada 2019 mendatang. Hal ini akan terus berkesinambungan jika tidak dihentikan dulu, kita normankan dulu keuangan kita pada tahun ini sehingga 2019 nanti berjalan normanl, dan mudahan-saja bisa normal kembali, dan beban kita pada 2018 ini memang berat, disamping itu saya juga dipercaya menjabat di Konawe dalam kondisi yang tidak normal,”terangnya.


Penulis : Edward Trinal
Editor: Redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe