Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 8 Jul 2018 15:17 WIB ·

Jalur Trans Sulawesi Rusak, Warga Sampara Buat Jembatan Alternatif Bertarif Rp. 10 Ribu


					Jalur Trans Sulawesi Rusak, Warga Sampara Buat Jembatan Alternatif Bertarif Rp. 10 Ribu Perbesar

Kondisi jalan di Desa Andadowi Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe, Sultra saat ini yang rusak digenangi air dan lumpur. Foto: Doc/ SH

UNAAHA, SULTRA HEADLINE. COM -Ruas jalan penghubung antara Sulawesi Tenggara-Sulawesi Tengah (trans sulawasi) yang melintasi Desa Andadowi Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe rusak parah. Dan nyaris tak dapat dilintasi kendaraan.

Banjir yang melanda wilayah ini membuat sebagian jalan rusak dan berlumpur karena digenangi air luapan muara sungai Konaweeha. Sehingga tidak banyak mesin kendaraan yang melintas di jalan tersebut mati karena tak mampu menembus jalan yang licin dan berlumpur itu.

Mirwan, salah satu pengendara, warga Desa Polua yang kebetulan melintas di ruas jalan itu mengeluhkan kondisi jalan yang jauh dari perhatian pemerintah provinsi.

“Saya perhatikan sejak tahun 2013 lalu hingga sekarang ini. Kondisi jalan ini tidak pernah ada perubahan, ” paparnya, Minggu (8/7/2018)

Dikatakan, kondisi jalan yang berlumpur itu sudah terjadi disaat musim penghujan turun hampir sepekan terakhir ini. Dimana, tambah ia, jalan yang sudah dasarnya rusak digenangi air membuat badan jalan semakin parah.

“Tadi sempat macet, karna ada mobil dum truk yang melintas terjebak di dalam lumpur sehingga mogok. Lalu sempat beberapa jam macet,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini warga setempat mengambil kesempatan dengan membuat jembatan alternatif yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Namun yang melintas di jalur swadaya itu harus membayar biaya jasa sebesar Rp. 10. 000 ribu per kendaraan sekali melintas.

“Banyak pengendara terpaksa harus melalui jalur itu. Meski harus mengeluarkan uang dari saku Rp. 10 ribu,” terangnya. (B)


Penulis: Muhammad Andri
Editor: Redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe