Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Ekonomi · 12 Jun 2018 15:52 WIB ·

VDNI Membantah Security di Pos Penjagaan Suka Berwatak Preman Terhadap Tamu


					Deputi VDNI A. Charil Widjan Perbesar

Deputi VDNI A. Charil Widjan

Deputi VDNI A. Charil Widjan

UNAAHA, SULTRAHEADLINE.COM – Pihak menejemen PT.Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI) di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) membantah tentang sinyalemen masyarakat kepada para petugas penjagaan di pos gerbang kawasan mega industri yang kerap berbuat kasar terhadap tamu.

Pasalnya, merebah isu para security kerap berwatak preman jika melayani para tamu yang hendak masuk ke lokasi usaha produksi pemurnian nikel tersebut. Sehingga masyarakat merasa kurang nyaman dengan perlakuan tersebut.

Saat dikonfirmasi Deputi VDNI A. Charil Widjan mengatakan, sejauh ini pihak perusahaan tidak pernah melarang siapapun yang akan masuk ke dalam perusahan, dalam kepentingan apapun itu. Namun tetap dalam prosedur tetap (Protap) yang berlaku.

“Yah. Namanya perusahaan pasti ada aturan main. Siapa saja yang hendak memasuki kawasan mega industri harus mematuhi aturan perusahaan yang berlaku. Paling tidak harus melaporkan identitasnyan ke pos penjagaan. Dan dalam keperluan apa?. Dan ini tidak hanya berlaku untuk para tamu. Tetapi juga staf dan karyawan,” ujarnya melalui pesan Whatsappnya, Selasa,12/06/2018).

Dikatakan, security di pos penjagaan stan by 24 jam. Sehingga bagi masyarakat yang berkepentingan akan dicatat identitasnya atau teregistrasi di buku tamu. Hal tersebut untuk menghindari hal-hal buruk di lingkungan perusahaan yang dapat mengganggu aktifitas usaha produksi.

“Security di VDNI terlatih dengan keahlian khusus dan pendidikan Satpam gada pratama di Mapolda Sultra. Dan dalam melakukan pelayanan kami menekankan dengan pendekatan persuasif. Bukan refresif. Terkecuali yang bersangkutan (tamu) tidak menjaga etika kemanusiaan yang seharusnya ditunjukkan layaknya seorang tamu,” tutupnya. (B)


Penulis: Andri

Editor : Redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Wujudkan Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Konawe Apresiasi Komitmen Investasi PT SCM

19 April 2026 - 01:42 WIB

Perkuat Ketahanan Nasional,Pemkab Konawe Kirim 2.000 Ton Beras ke Sulawesi Utara

2 Februari 2026 - 10:53 WIB

Keberadaan PT. SCM di Routa Berkontribusi untuk Pembangunan di Konawe

17 Juli 2025 - 11:37 WIB

Pemkab Konut Aktualisasikan Komitmen Pembangunan Sawit Berkelanjutan Melalui Kebijakan RAD

18 April 2025 - 09:27 WIB

Ketua Umum SPKS Minta Perusahaan Perkuat Kemitraan Dengan Petani Sawit dalam Pengembangan Sawit di Kab. Muna

10 April 2025 - 08:45 WIB

Dinas TPHP Konawe : Berikut Kecamatan Penyumbang LTT Padi

29 September 2024 - 13:58 WIB

Trending di Ekonomi