Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Kesehatan · 1 Jun 2018 14:36 WIB ·

Puskesmas di Konawe Antisipasi Kasus Virus Difteri


					Puskesmas di Konawe Antisipasi Kasus Virus Difteri Perbesar

UNAAHA, SULTRAHEADLINE.COM – Meskipun di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) dibelum ditemukannya kasus difteri, namun hal ini tetap dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa mengancam warga Konawe. Untuk mengantisifasi hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah mengintruksikan kepada seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah itu, agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit difteri.

Kepala Dinas Kesehatan, H. Muhammad Aris mengatakan, sejak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan Sultra sebagai salah satu daerah yang rawan penyakit difteri, pihaknya terus melakukan kewaspadaan meskipun sejauh ini belum ditemukannya penyebaran virus tersebut di Konawe.

“Untuk Konawe alhamdulilah belum ada laporan kasus Difteri, tapi mudah-mudahan saja kedepannya tidak ada. Namun, tetap harus diwaspadai,” terangnya

Sejauh ini, menurut dia, pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit difteri, terutama di tingkat puskesmas yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Saya minta supaya semua puskesmas tingkatkan kewaspadaan, karena kewaspadaan perlu ditingkatkan dan kalau ada gejala mirip harus segera diperiksakan, karena ini cepat, dalam beberapa hari bisa parah, ini perlu ditangani cepat supaya bisa disembuhkan,” imbaunya.

Dia menuturkan, apabila ada satu orang yang terjangkit penyakit difteri, maka harus segera dilakukan tindakan medis. Difteri merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman bernama Corynebacterium diphtheriae. Penyakit tersebut dapat menyebar melalui udara dan bersifat menular.

“Penyakit ini bisa menyerang anak-anak hingga orang dewasa, penyakit ini bisa dicegah dengan imunisasi seperti imunisasi DPT, tetanus, polio, hepatitis, dan TB yang dilakukan pada anak usia 0-11 bulan. Karena jika cakupan imunisasi tinggi maka kemungkinan diserang penyakit ini itu kecil, karena kekebalan tubuh,” tuturnya. ***


Penulis : Edward Trinal
editor: redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe