Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 23 Mei 2025 10:15 WIB ·

Lurah Bose-Bose Bantah Tuduhan Arogan Kepada Wartawan


					Lurah Bose-Bose Bantah Tuduhan Arogan Kepada Wartawan Perbesar

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Lurah Bose-Bose, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara , Sofian, angkat bicara soal pemberitaan yang menuding dirinya bersikap arogan kepada oknum wartawan yang hendak mengambil dokumentasi proyek pekerjaan drainase di wilayahnya.

Dimana dalam pemberitaan beberapa media online lokal menyebut,  dirinya sengaja membawa preman untuk menghalangi oknum wartawan  saat meninjau proses pekerjaan drainase tersebut.

Ia menilai pemberitaan itu tidak mencerminkan kaidah jurnalistik yang berimbang.

“Itu bukan preman. Mereka warga (tukang)  yang sedang bekerja membuat drainase. Jadi tuduhan itu sudah mencemarkan nama baik warga saya,” ujar Lurah saat dikonfrimasi ,Jumat (23/05/2025).

Sofian menjelaskan, kronologis sebenarnya itu terjadi di siang hari. Saat itu, lanjutnya, ia sedang  beraktivitas seperti biasa. Kemudian mendapat telepon dari para pekerjanya di lapangan,  yang melaporkan adanya seseorang mengaku wartawan datang ke lokasi proyek meninjau dan melakukan dokumentasi.

“Saya dihubungi karena katanya ada wartawan datang dan bertanya-tanya soal pekerjaan. Maka saya ke lokasi. Di lapangan, orang itu bilang sedang mengawasi proyek drainase,” ujarnya.

Setibahnya di lokasi pekerjaan drainase itu,  ia kemudian bertemu dengan oknum yang mengaku wartawan itu. Berdiskusi sembari menanyakan identitas lembaganya. Namun yang bersangkutan tidak memberikan keterangan jelas terkait identitas kelembagaannya.

Namun meski demikian, kata Sofian, ia tetap mejelaskan kepada oknum wartawan bahwa sekiranya bahwa proyek pekerjaan drainase masih dalam tahap pembangunan yang dikerjakan secara bertahap.

“Saya bilang. Kalau pun ada kesalahan dalam pengerjaan, nanti Dinas terkait yang akan mengevaluasi. Bukan langsung menuding pekerjaan itu salah,” katanya.

Terkait dengan itu, ia membantah keras tudingan bahwa ia bersikap arogan. Dan telah menghalangi tugas jurnalis. Karena seharusnya, jurnalis dalam menjalankan tugasnya harus menempuh cara-cara profesional , sebagaimana yang diatur dalam prinsip dan etika jurnalis.

“Dia tidak memakai ID card, datang naik motor sambil membonceng seorang perempuan. Dia tidak memperkenalkan diri secara resmi, tidak juga melakukan klarifikasi soal proyek drainase. Hanya datang, memotret, lalu bilang mengawasi,” ujar Lurah Bose-Bose.

Penulis: admin

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe