Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 1 Jan 2025 14:17 WIB ·

Polemik PBSI Konawe: Akib Sebut Bariun Arogan dan Tak Paham Konstitusi Organisasi


					Polemik PBSI Konawe: Akib Sebut Bariun Arogan dan Tak Paham Konstitusi Organisasi Perbesar

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Konflik antara Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Konawe dengan PBSI Sulawesi Tenggara (Sultra) kian memanas. Ketua PBSI Konawe, H. Muhammad Akib Ras, menuding Ketua PBSI Sultra, LM Bariun, bertindak arogan dan tidak memahami aturan organisasi.

Akib menyatakan bahwa kepengurusan PBSI Konawe yang dipimpinnya sah secara aturan, karena telah melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) pada 23 Mei 2023. Dalam musyawarah tersebut, pemilihan dilakukan secara demokratis dengan dua calon: Akib memperoleh lima suara, sedangkan Rahmat hanya empat suara.

“Kami terpilih melalui Muskab yang sesuai prosedur, bukan aklamasi. Jadi, klaim bahwa kepengurusan kami tidak sah itu tidak berdasar,” tegas Akib.

Tudingan Tak Mengundang PBSI Sultra Dibantah

Akib juga menanggapi pernyataan Bariun yang menyebut PBSI Sultra tidak diundang dalam Muskab tersebut. Menurut Akib, undangan telah disampaikan kepada pengurus provinsi melalui Sekretaris Umum PBSI Sultra, Widya.

“Widya sendiri mengonfirmasi bahwa surat undangan itu telah diteruskan kepada Ketua PBSI Sultra. Jadi, tuduhan bahwa Bariun tidak diundang itu keliru,” jelasnya.

Caretaker Dinilai Melanggar Aturan

Akib menambahkan, Bariun sudah dua kali mengirim caretaker untuk mengadakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Namun, hingga kini tidak ada dokumen resmi yang masuk ke pihak PBSI Konawe. Ia menilai tindakan itu melanggar aturan dan etika organisasi.

“Inikan arogan. Tiba-tiba mau adakan Musdalub secara sembunyi-sembunyi. Untung bisa kami ketahui, kalau tidak, masalah ini bisa semakin panjang,” ungkapnya.

Harapan untuk Kepemimpinan yang Lebih Baik

Akib berharap Bariun lebih memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Ia menilai tindakan yang dilakukan Bariun justru bertentangan dengan aturan yang berlaku.

“Saya berharap arogansi seperti ini tidak lagi terjadi. Tidak hanya kepada kami, tetapi juga kepada pengurus daerah lain. Ini seharusnya menjadi pelajaran bagi seluruh kabupaten/kota di Sultra,” katanya.

Akib, yang telah lama aktif di PBSI, juga mengkritik gaya kepemimpinan Bariun yang dinilai kurang komunikatif dibandingkan dengan pemimpin PBSI Sultra sebelumnya.

“Sebagai pengurus provinsi, seharusnya memberi contoh yang baik. Sayangnya, kepemimpinan saat ini justru sering memicu konflik di daerah,” pungkasnya.

Polemik ini mencerminkan tantangan yang dihadapi organisasi olahraga dalam menjaga soliditas di tingkat daerah dan provinsi. Semua pihak diharapkan dapat menyelesaikan konflik ini dengan kepala dingin demi kemajuan bulu tangkis di Sulawesi Tenggara.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe