Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 1 Jan 2025 14:14 WIB ·

Imbas Musprovlub, Pengurus PBSI Sultra Dianggap Arogan: Tunjuk Karateker PBSI Konawe Sepihak


					Imbas Musprovlub, Pengurus PBSI Sultra Dianggap Arogan: Tunjuk Karateker PBSI Konawe Sepihak Perbesar

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM. Konflik internal terus memanas dalam tubuh
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Tenggara (Sultra). Pasalnya, Imbas dari Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) tempo hari, membuat sejumlah pengurus PBSI kabupaten/ kota dikarateker secara sepihak.

Terkait dengan itu, Ketua PBSI Kabupaten Konawe, Drs. H. Muh. Akib Ras, M.Si., melayangkan protes keras terhadap langkah PBSI Sultra yang menunjuk karateker untuk kepengurusan PBSI Konawe, meskipun kepengurusan daerah hasil Musyawarah Daerah (Musda) sebelumnya masih berjalan sah.

Langkah PBSI Sultra ini terungkap melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua Karteker PBSI Kabupaten Konawe, Rusli, ST, dan Sekretaris Karteker Abdul Rahim Sya’ban, SKM., M.Sc. Surat tersebut berisi undangan Musyawarah Besar (Mubes) PBSI Kabupaten Konawe untuk masa bakti 2025–2029, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 30 Desember 2024, di JR Resto Tepi Sawah dan Pemancingan Desa Kasipute, Kecamatan Wawotobi, Konawe.

Dalam surat bernomor /PBSI-KONAWE/XII/2024, disebutkan bahwa pelaksanaan Mubes dilakukan dengan alasan berakhirnya masa kepengurusan PBSI Kabupaten Konawe periode 2020–2024. Surat ini memicu reaksi keras dari Akib, yang merasa langkah tersebut tidak menghormati kepengurusan sah yang telah berjalan lebih dari satu tahun.

“Tindakan ini sungguh arogan. Musda yang mengukuhkan saya sebagai Ketua PBSI Konawe dilakukan secara sah di bawah kepengurusan PBSI Sultra yang masih aktif. Jika pengurus provinsi saat ini belum dilantik, bagaimana mungkin mereka menunjuk karteker dan mengadakan Mubes?” ujar Akib dengan nada tegas.

Selain itu, Akib juga mengkritik keras PBSI Sultra yang tidak melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihaknya sebelum mengadakan musyawarah di Konawe. “Mereka tidak meminta izin atau berkomunikasi dengan kami sebagai pembina, pelatih, dan pengurus yang telah berkontribusi besar, termasuk mengorbitkan Apriyani Rahayu, juara Olimpiade Tokyo 2020, yang berasal dari Konawe,” tambahnya.

Akib menegaskan bahwa pihaknya akan membawa masalah ini ke tingkat pusat. “Kami akan melapor ke PBSI Pusat untuk memastikan tindakan seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

PBSI Sultra saat ini dipimpin oleh Dr. LM Bariun sebagai Ketua Umum. Hingga berita ini diturunkan, konflik internal ini dikhawatirkan dapat memengaruhi pembinaan atlet bulu tangkis di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Konawe.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe