Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Sultra Raya · 21 Des 2024 08:24 WIB ·

Stafsus Kementan Monitoring Program Perluasan Areal Tanam di Koltim


					Stafsus Kementan Monitoring Program Perluasan Areal Tanam di Koltim Perbesar

TIRAWUTA, SULTRA HEADLINE.COM. Staf Khusus (Stafsus) Kementerian Pertanian (Kementan), Prof. Muhammad Arsyad bersama Sekda Sultra, Drs H Asrun Lio Mhum PhD, melakukan Monitoring Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi di Desa Tetembuta Kecamatan Dangia Koltim, Rabu, (2/10/2024).

Kunjungan Stafsus Kementan ini, juga dihadiri antara lain Pjs Bupati Koltim Ir Ari Sismanto, Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa SSTP MSi, forum Komunikasi Pimpinan Daerah Koltim, Perwakilan Komandan Korem 143/Halu Oleo, Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Sultra, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Koltim, serta puluhan petani setempat.

Sekda Provinsi Sultra, Asrun Lio mengatakan, Sultra memiliki luas daratan 36.068 m2 dan dari luasan tersebut hanya 28 persen yang diamanfaatkan untuk sektor pertanian. Dengan jumlah penduduk 2.726.590 yang sebagian besar mata pencahariannya di bidang pertanian, sehingga cukup berkontribusi besar dalam pertumbuhan perekonomian daerah ditunjukkan dengan kontribusi PDRB pada sektor pertanian yakni mencapai 24,15 persen pada triwulan II 2024.

“Sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung dan meningkatkan produktivitas pertanian melalui berbagai program,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, adapun program tersebut diantaranya perluasan areal tanam yang merupakan salah satu program kementerian pertanian bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan air, sehingga berdampak pada peningkatan produksi tanaman pangan dan meningkatkan pendapatan petani titik.

“Dalam pelaksanaannya kegiatan PAT dan pompanisasi melibatkan berbagai stakeholder seperti Dinas Pertanian provinsi dan kabupaten, kota, Badan Standarnisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dan Tentara Nasional Indonesia yang saling berkoordinasi dalam upaya mencapai target di wilayah masing-masing,” paparnya.

Ia menjelaskan, target PAT Provinsi Sultra tahun 2024 sebesar 9.667 hektar, dengan realisasi tanam sampai dengan 1 Oktober 2024 mencapai 10.873 hektar atau 112.48 persen dari target yang ditetapkan. Kemudian untuk padi gogo dari target tanam 1.985 hektar telah terealisasi sebesar 1.142 hektar atau 57. 53 persen. Sedangkan untuk Kabupaten Kolaka Timur target PAT 550 hektar tercapai 644,5 hektar atau 120, 82 persen. Dan untuk padi gogo dari target tanam 60 hektar telah terealisasi 16 hektar atau 26,67 persen.

Ia menambahkan, salah satu program yang mendukung peningkatan PAT adalah kegiatan pompanisasi, berupa bantuan mesin pompa air yang bertujuan memastikan ketersediaan air dapat selalu tersedia di areal persawahan yang tidak memperoleh suplai air yang cukup dan mengantisipasi kekeringan di musim kemarau.

Provinsi Sultra memperoleh alokasi pompa air dari anggaran belanja reguler (ABR) sebanyak 75 unit dan Alokasi anggaran belaja tambahan (ABT) sebanyak 1.067 unit. Sehingga total keseluruhan sebanyak 1.142 unit.
“Berdasarkan data yang kami peroleh per 1 Oktober 2024, dari 1.142 unit seluruhnya, telah sampai ke kabupaten dan kota masing masing. Adapun yang telah dimanfaatkan sebanyak 420 unit dan masih ada 722 unit belum termanfaatkan, karena masih dalam proses pendistribusian,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk Koltim memperoleh alokasi sebanyak 330 unit, dimana sebanyak 220 unit telah terdisitribusi ke titik bagi, sedangkan 110 unit masih dalam proses pendistribusian.

Ia menjelaskan, program lain yang mendukung peningkatan PAT adalah irigasi perpompaan. Adapun komponen dalam irigasi perpompaan meliputi mesin pompa air, rumah pompa, bak penampungan dan jaringan distribusi air. Untuk Provinsi Sultra memperoleh alokasi irigasi perpompaan dari anggaran belanja reguler (ABR) sebanyak 111 unit dan dari alokasi anggaran belanja tambahan (ABT) sebanyak 84 unit. Total keseluruhan sebanyak 195 unit.

“Berdasarkan data per 1 Oktober 2024, dari alokasi 195 unit, sebanyak 56 unit telah mencapai 100 persen pengerjaan. Sebanyak 84 unit mencapai 70 persen pengerjaan dan sisanya sebanyak 55 unit dalam tahap pemberkasan. Untuk Kolaka Timur, memperoleh alokasi irigasi perpompaan sebanyak tujuh unit dimana telah mencapai tahap 70 persen pengerjaan,” jelasnya.

”Secara khusus, kami menyampaikan ucapkan selamat datang dan penghargaan yang tinggi tingginya kepada bapak prof Muhammad Arsyad selaku staf khusus menteri pertanian di Bumi Anoa Provinsi Sulawesi Tenggara,” tandasnya.

Pjs Bupati Koltim Ir Ari Sismanto mengatakan, kegiatan monitoring ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Koltim,  yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan luas lahan tanam yang sebelumnya tidak tergarap optimal akibat keterbatasan sumber air. Dengan adanya pompanisasi, petani diharapkan dapat menanam lebih banyak dan lebih sering, sehingga produktivitas pertanian meningkat.

“Tentu yang menjadi harapan kita bersama, program ini akan meningkatkan kesejahteraan petani, memperbaiki produksi pertanian, dan memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat setempat,”paparnya. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional

6 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Berkunjung ke Mubar, Kementerian ESDM Pastikan Tambahan Kuota dan Perbaikan Distribusi BBM

4 September 2026 - 12:51 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Pelopor Good Mining Practices, PT SCM Raih Penghargaan Terbaik

3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Trending di Konawe