Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 16 Jul 2024 12:31 WIB ·

Pj Bupati Dukung Pembangunan PLTSa di Konawe


					Pj Bupati Dukung Pembangunan PLTSa di Konawe Perbesar

UNAAHA, SULTRAHEADLINE.COM. Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kabupaten Konawe. Hal ini, karena PLN menilai Konawe memenuhi syarat untuk berdirinya pabrik pengelolaan sampah karena memiliki residu yang memiliki bio massa atau potensi energi yang cukup tinggi , seperti limbah pertanian dan perkebunan, serta sampah rumah tangga.

Rencana PLN tersebut disambut positif oleh Penjabat (Pj) Bupati Konawe, Harmin Ramba. Menurutnya rencana tersebut perlu adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe.

Dikatakannya, dukungan yang berikan ini sebagai upaya dalam mendorong pengembangan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik (PSEL), serta meningkatkan bauran energi baru terbarukan dan mengurangi permasalahan sampah perkotaan.

Harmin Ramba menyebut bahwa langkah untuk membangun (PLTSa ) merupakan solusi inovatif untuk menjawab persoalan sampah rumah tangga di Kota Unahaa maupun limbah pertanian di Kabupaten Konawe.

Hadirnya pembangkit listrik terbarukan tersebut memiliki multiplier efek di berbagai sektor, mulai dari penghematan anggaran, pengelolaan lingkungan hidup serta membuka lapangan kerja baru.

“Kami memiliki lahan seluas 5 hektare, kemudian investasi PLTSa tidak besar. Dana awal hanya Rp 10 miliar dari pada kita bikin TPA baru, pengelolaan nilai investasinya sampai Rp 25 miliar. Ini hanya Rp 10 miliar kita sudah bisa olah permasalahan sampah, tenaga kerjanya dapat, penataan kebersihan linkungan selesai, saya kira banyak multiplier efek yang kita dapat,” jelas Harmin Ramba.

Harmin menambahkan bukan hanya sampah organik yang akan diolah, melainkan sampah nonorganik. Nantinya, sampah plastik di lokasi tersebut akan dibangunkan pabrik pengolahan sampai menjadi Briket (bahan bakar padat) yang bernilai ekonomi.

“Sampah plastik akan kita daur ulang menjadi briket dan PLN siap untuk membeli , pengganti batu bara, pasarnya nanti di PLN Nii Tanasa,” jelas Harmin.

Ke depan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Konawe, yang berada di Kelurahan Mataiwoi, Tongauna seluas 5 Hektar tersebut, nantinya akan ditingkatkan menajemen pengelolaan sampahnya, dari yang awalnya menggunakan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R), sistemnya berubah menjadi pengelolaan energi yang terbarukan sehingga bernilai Produktif.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe