Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 13 Jul 2023 12:55 WIB ·

Bupati Kery Sebut Desa Ulu Benua Layak Wakili Sultra Lomba Desa Tingkat Provinsi


					Bupati Kery Sebut Desa Ulu Benua Layak Wakili Sultra Lomba Desa Tingkat Provinsi Perbesar

UNAAHA, SULTRAHEADLINE.COM. Tim Penilai Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyambangi Konawe, Minggu (9/7/2023). Rombongan tersebut hadir dalam rangka melakukan penilaian dan evaluasi terhadap Desa Ulu Benua, Kecamatan Amonggedo, yang merupakan perwakilan dari Konawe.

Rombongan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sultra, I Gede Panca. Ia hadir bersama belasan anggota tim penilai dari berbagai latar belakang instansi.

Rombongan disambut tuan rumah, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK). Turut hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand Sapan, Ketua Tim Penggerak PKK Titin Nurbaya Saranani, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan para kepala desa se-Kecamatan Amonggedo.

Kades Ulu Benua, I Made Asa dalam laporannya mengungkapkan, desanya terbentuk dari sejarah yang cukup panjang. Desa Ulu Benua terbentuk menjadi desa persiapan sejak tahun 1994 dan kemudian menjadi desa definitif pada tahun 2005. Desa yang mayoritas dihuni masyarakat Bali tersebut kemudian resmi mendapatkan kode wilayahnya pada tahun 2017.

“Secara historis, Desa Ulu Benua telah ada baik sebelum maupun setelah adanya program transmigrasi. Desa ini memiliki luas kurang lebih 550 hektar,” jelas I Made Asa.

Secara demografis Desa Ulu Benua tercatat memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.263 jiwa (data tahun 2022). Jumlah tersebut terbagi atas laki-laki 673 jiwa dan perempuan 590, dengan jumlah kepala keluarga mencapai 365.

“Di Ulu Benua, sektor unggulan masyarakatnya, yakni sektor pertanian yang menyumbang pendapatan Rp4,53 miliar dan perkebunan yang menyumbang pendapatan Rp480,3 juta. Pendapatan ini secara signifikan telah mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Ulu Benua,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Konawe Ferdinand Sapan saat memberikan sambutannya menerangkan, jumlah desa tertinggal di Konawe tahun 2021 mencapai 46 dan turun jadi 14 desa tahun 2022. Desa berkembang tahun 2021 sebanyak 245 desa dan meningkat jadi 251 desa tahun 2022. Kemudian, desa maju dari hanya 3 pada tahun 2021 menjadi 26 desa pada tahun 2022.

Ferdinand juga mengungkapkan, pihaknya telah membaca laporan penelitian terkait dampak lomba desa terhadap peningkatan kualitas pengelolaan pemerintah desa. Hasilnya, cukup mencengangkan karena dijelaskan bahwa kelemahan aparat desa ialah tidak mengerti tupoksinya.

“Kelemahan ini yang akan terus kita dorong, sehingga pelayanan di pemerintah desa bisa lebih maksinal ke depannya,” terang mantan Kepala BPKAD Konawe tersebut.

Selanjutnya, Kepala DPMD Sultra, I Gede Panca mengaku, ketika bertandang ke Ulu Benua dirinya serasa pulang kampung. Ia juga bangga ketika dirinya dan tim disambut dengan tari penyambutan khas Tolaki dan Bali, yang menurutnya adalah kolaborasi budaya yang luar biasa.

“Saya lihat pemerintahan di desa ini luar biasa dan tentu ini tidak lepas dari binaan langsung dari Bupati Konawe. Kami akan melakukan penilaian seobyektif mungkin dan semoga Ulu Benua bisa jadi yang terbaik,” ujarnya.

I Gede Panca juga mengungkapkan, mulai Agustus mendatang, seluruh aparatur desa akan mengikuti pelatihan. Konawe menjadi salah sasaran dari program tersebut.

“Nanti akan ada 8000 aparatur desa yang akan ikut pelatihan secara bertahap guna meningkatkat kualitas pengelolaan pemerintah desa,” jelasnya.

Sambutan penutup disampaikan langsung Bupati KSK. Bupati dua periode tersebut percaya bahwa tim penilai akan benar-benar objektif dalam menjalankan tugasnya.

“Karena saya yakin kalau penilaiannya objektif, Desa Ulu Benua seharusnya sudah jadi juara dan jadi perwakilan Sultra ke tingkat provinsi,” tegas KSK disambut tepuk tangan riuh hadirin.

KSK mengaku sangat optimis dengan keikutsertaan Desa Ulu Benua pada lomba kali ini. Ia melihat jika pemerintah Desa Ulu Benua telah menjalankan tugas-tugasnya dengan baik di bawah binaan langsung Pemkab Konawe.

Penulis: Dedy/SH

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe