Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 10 Jun 2018 03:52 WIB ·

BPKAD Tebang Pilih Realisasikan Anggaran SKPD, Honorer Satpol Murka


					Suasana di kantor BPKAD Konawe saat honorer Satpol PP melakukan aspirasi dan membokikot aktifitas perkantoran instansi bpkad. Foto: Doc/ Sultraheadline.com Perbesar

Suasana di kantor BPKAD Konawe saat honorer Satpol PP melakukan aspirasi dan membokikot aktifitas perkantoran instansi bpkad. Foto: Doc/ Sultraheadline.com

Suasana di kantor BPKAD Konawe saat honorer Satpol PP melakukan aspirasi dan membokikot aktifitas perkantoran instansi bpkad. Foto: Doc/ Sultraheadline.com

UNAAHA, SULTRAHEADLINE. COM– Ratusan honorer Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Damkar Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) ramai-ramai mendatangi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat, Kamis (7/8/2018). Dipimpin langsung Kepala Satuan Pol PP dan Damkar, Syahlan S. Saranani

Mereka menilai ada kebijakan tebang pilih dari pihak BPKAD dalam merealisasikan anggaran SKPD. Namun karena penjabat setempat sedang di luar daerah dan tidak dapat menemui honorer tersebut. Maka para penegak Perda ini melakukan penyegelan kantor. Sehingga nyaris terjadi bentrok dengan petugas kepolisian yang mengawal aspirasi itu.

“Sejumlah upah pegawai honorer di berbagai SKPD dan Sekretariat Daerah (Setda) telah terealisasi, tapi kenapa Satpol PP dan Damkar belum direalisasi permintaannya?,” papar Sahlan.

Ia mengatakan, berjumlah 300 Satpol PP dan Damkar ini datang menuntut hak honor sebesar Rp 500 ribu perbulan yang wajib dibayarkan selama tiga bulan. Apalagi menjelang hari raya idul fitri. Sehingga mereka sangat mengharapkan upah tersebut dapat dicairkan.

“Mereka juga sangat membutuhkan dana itu untuk keperluan kebutuhan rumah tangganya,” terangnya.

Sungguh sangat ironis, kata dia, disaat para PNS menerima tunjangan THR, sementara para honorer khususnya di Satpol hanya bisa menonton dan gigit jari.

“Mereka hanya menuntut hak, karena kebutuhan keluarga. PNS semua sudah terima gaji, ditambah lagi dengan THR, sedangkan honorer ini hanya mengharapkan upah yang tiga bulan itu, dan kalau tidak dibayarkan, mereka ini mau belanja pakai apa?” Terangnya. (A)

Penulis: IIN

Editor: Redaksi

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional

6 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Berkunjung ke Mubar, Kementerian ESDM Pastikan Tambahan Kuota dan Perbaikan Distribusi BBM

4 September 2026 - 12:51 WIB

Trending di Muna Barat