Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Kesehatan · 23 Mei 2018 12:51 WIB ·

Bumil di Morosi Ini Terpaksa Melahirkan di Mobil Pick Up


					Suasan persalinan Bumil Nona Warga Kecamatan Morosi di atas mobil pick  up depan Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Foto. Doc/ SH Perbesar

Suasan persalinan Bumil Nona Warga Kecamatan Morosi di atas mobil pick up depan Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Foto. Doc/ SH

Suasana persalinan Bumil Nona Warga Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe Sultra di atas mobil pick up depan Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Foto. Doc/ SH

UNAAHA, SULTRAHEADLINE.COM — Begitu malang nasib ibu hamil (Bumil), Nona (35) asal Desa Wonua Morini Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) ini. Terpaksa melahirkan di atas kendaraan mobil jenis pick up yang hendak mengantarnya ke RUSD bersalin di Kota Kendari.

Beruntung nasib masih berpihak. Meski hanya dipandu oleh dukun dan sanak keluarga. Proses persalinan berjalan dengan normal. Sehingga ibu dan anak dapat selamat. Kejadiannya pada, Selasa (22/5) sekitar jam 10.00 pagi.

Meski tak kuasa menahan sakit. Bumil Nona terpaksa mengikuti saran keluarga untuk melakukan proses persalinan di RS di Kota Kendari.

Perjalanan yang cukup jauh dengan medan jalan yang tidak mendukung di musim penghujan ini.
Naas, di tengah perjalan sakit perut Nona kian tak tertahankan. Nona yang turut diantar Babinsa Kecamatan Morosi terpaksa segera memutuskan singgah di Puskesmas Puuwatu. Namun baru sampai di halaman Puskesmas, bayi yang dikandungnya brojol kluar dari mulut rahim.

Beruntung para petugas medis di Puskesmas Puuwatu sigap langsung memberikan pertolongan medis. Hingga akhirnya bayi laki-laki lahir dengan berat 3,2 kg.

Terkait dengan peristiwa ini. Pihak keluarga sangat menyayangkan atas pelayanan bidan desa setempat. Pasalnya, disaat masyarakat membutuhkan jasa persalinan. Justru bidan desa tidak ditempat. Padahal saat itu sudah sangat emergency.

“Perut saya sakit dari subuh. Kita telpon bidan desa yang bertugas di Desa Morini Jaya untuk datang sampai jam sembilan tidak datang-datang. Katanya, bidannya ini lagi cari kendaraan. Dia (bidan) itu tinggal di Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan. Karena kami lama menunggu terpaksa keluarga putuskan ke RS Kendari,”ungkap Nona saat ditemui di Puskemas Puuwatu.

Ia mengatakan, upaya sanak keluarga untuk mencari alternatif medis sudah maksimal. Sebelum memutuskan ke RS Kota Kendari. Sempat beberapa bidan desa terdekat juga dihubungi. Namun semua sedang berada di Kendari.

“Kita mau ke Puskemas Morosi terlalu jauh. Dan jalannya juga lagi rusak parah. Terpaksa kita memilih RS Kota Kendari karena lebih dekat dari RS di Unaaha,” terangnya. ***


Penulis: IIN
Editor: Redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Bupati Konawe Pimpin Apel Siaga Karhutla dan Kekeringan 2026, Tekankan Sinergi Lintas Sektor

2 September 2026 - 14:02 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Trending di Konawe