Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Ekonomi · 1 Mei 2018 07:32 WIB ·

Awasi Investasi Untuk Kesejahteraan Rakyat


					Ketua Komisi II DPRD Konawe Beny Burhan saat menerima aspirasi masyarakat tambang di Gedung DPRD setempat belum lama ini. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Konawe Beny Burhan saat menerima aspirasi masyarakat tambang di Gedung DPRD setempat belum lama ini.

Ketua Komisi II DPRD Konawe Beny Burhan saat menerima aspirasi masyarakat tambang di Gedung DPRD setempat belum lama ini.

UNAAHA, SULTRAHEADLINE.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) mengharapkan, perkembangan sektor jasa dan usaha pertambangan khususnya di Konawe bisa berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Sehingga investor yang ada harus kooperatif terhadap regulasi dan hasil renegoisasi terhadap masyarakat sekitarnya.

Hal itu dikatakan, Ketua Komisi II DPRD Konawe Beny Setiadi Burhan SE saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini. “Seperti di Kecamatan Morosi. Paling tidak untuk saat ini. Perusaahan yang sedang mendirikan konstruksi pabrik pemurnian nikelnya itu mempunyai dampak yang besar terhadap masyarakat Konawe. Utamanya kepada masyarakat sekitar,” terangnya.

Dapat membuka lapangan kerja, lanjut ia, karena pembangunan konstruksinya melibatkan banyak pekerja dari masyarakat sekitarnya. Sehingga hal in idapat mengurangi beban pemerintah mengurangi angka pengangguran di konsesi pertambangan itu. Namun, Pemkab jangan terlena dengan investasi tersebut, kata dia, karena hal ini hanya merupakan progres jangka pendek saja.

Menurutnya, Pemkab juga harus memikirkan progres jangka panjang, seperti keberlanjutan aspek pembangunan sektor lainnya. Seperti komoditas andalan pertanian dan perkebunan. Karena yang selama ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan pajak daerah. Sebelum investor masuk di Konawe. “Supaya saat investor meninggalkan usahanya atau pasca tambang. Pertumbuhan ekonomi tetap stabil. Jadi daerah tidak ketergantungan dengan investasi. Olehnya ini harus menjadi pertimbangan utama,”tuturnya. (Red.HS/ Abdi).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Wujudkan Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Konawe Apresiasi Komitmen Investasi PT SCM

19 April 2026 - 01:42 WIB

Perkuat Ketahanan Nasional,Pemkab Konawe Kirim 2.000 Ton Beras ke Sulawesi Utara

2 Februari 2026 - 10:53 WIB

Keberadaan PT. SCM di Routa Berkontribusi untuk Pembangunan di Konawe

17 Juli 2025 - 11:37 WIB

Pemkab Konut Aktualisasikan Komitmen Pembangunan Sawit Berkelanjutan Melalui Kebijakan RAD

18 April 2025 - 09:27 WIB

Ketua Umum SPKS Minta Perusahaan Perkuat Kemitraan Dengan Petani Sawit dalam Pengembangan Sawit di Kab. Muna

10 April 2025 - 08:45 WIB

Dinas TPHP Konawe : Berikut Kecamatan Penyumbang LTT Padi

29 September 2024 - 13:58 WIB

Trending di Ekonomi