Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Kasuistik · 30 Agu 2020 12:16 WIB ·

Judi dan Sabu Marak di Konut, Dewan Minta Kapolres Tindak Tegas


					Judi dan Sabu Marak di Konut, Dewan Minta Kapolres Tindak Tegas Perbesar

WANGGUDU, SULTRAHEADLINE. COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengendus dugaan maraknya praktek judi dan transaksi obat terlarang jenis sabu di Kecamatan Wiwirano. Transaksi obat terlarang diduga menyasar hingga kalangan pelajar.

Ketua Komisi C DPRD Konut, Samir mengaku geram dengan situasi tersebut. Menurutnya perdagangan obat terlarang malah sudah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan ini.

Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini prihatin dengan situasi yang sudah berlangsung lama tersebut. Dia meminta Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konut, AKBP Achmad Fathul Ulum untuk mengevaluasi kinerja Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Wiwirano.

“Ini seolah-olah tidak ada aparat disana. Saya meminta Kapolres untuk evaluasi kinerja Kapolsek Wiwirano. Kalau perlu dicopot karena saya nilai tidak mampu mengendalikan praktek judi dan obat terlarang di wilayah hukumnya,” tegas Samir, Minggu (30/8/2020).

Samir mengungkap perdagangan obat terlarang jenis sabu khususnya di Kecamatan Wiwirano sudah marak terjadi. Bahkan pasarnya menyasar hingga para kaum pelajar.

Situasi ini dinilainya sepatutnya menjadi prioritas pihak aparat. Apalagi wilayah Kecamatan Wiwirano adalah daerah rawan untuk dimasuki barang haram tersebut karena merupakan jalur utama jalan trans sulawesi yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Judi dimana mana. Kalau diibaratkan itu lebih susah cari sayur dibanding narkoba. Akibatnya sebagian anak-anak kami disana jadi ketergantungan dan akhirnya mencuri untuk membeli barang terlarang itu,” tuturnya.

Anggota DPRD tiga periode itu berharap pihak aparat kepolisian bisa memberantas praktek judi dan peredaran narkoba di Wiwirano. Hal itu demi menyelamatkan para generasi muda disana. (B)

Penulis : Vel
Editor : Ibas

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional

6 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Berkunjung ke Mubar, Kementerian ESDM Pastikan Tambahan Kuota dan Perbaikan Distribusi BBM

4 September 2026 - 12:51 WIB

Buka Festival Bahari 2026, Bupati Konawe Gerakkan Ekonomi Pesisir

1 September 2026 - 04:08 WIB

Polres Konawe Tangkap Pengedar Sabu di Abuki

11 Juli 2026 - 03:44 WIB

Trending di Kasuistik