Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Ekonomi · 8 Jun 2020 02:38 WIB ·

Tahun Ini VDNI Setor Retribusi IMB Rp. 23 miliar ke Pemkab


					H burhan Perbesar

H burhan

H burhan

UNAAHA, BKK- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), H Burhan mengatakan, PT Virtu Dragon Nickel Industri (VDNI) di Kecamatan Morosi telah memberikan kontribusi untuk daerah yang cukup signifikan.

Pasalnya setoran retribusi di bidang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dalam beberapa tahun terakhir ini sangat membantu dalam pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tahun ini saja, retribusi IMB yang akan dibayarkan PT. VDNI sebesar Rp. 23 miliar . Dana tersebut bakal ditransfer masuk ke kas daerah sebagai PAD daerah,” paparnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/6/2020).

Dikatakannya, jumlah anggaran retribusi yang dibebankan kepada pihak perusahaan itu sudah sesuai dengan jumlah bangunan di kawasan Mega Industri yang saat ini sedang dalam progres pembangunan.

Sedangkan tekhnis pengukurannya, kata dia, dilakukan secara bersama-sama oleh tim DPM-PTSP dan PUPR Konawe didampingi ahli konstruksi PT. VDNI berdasarkan denah bangunan di perusahaan itu. Dan setelah itu disepakati tentang besaran anggaran yang dibebankan daerah.

Sebagaimana peraturan daerah (Perda) Konawe nomor 6 tahun 2014 tentang retribusi IMB, penarikan IMB yang didasari pada satuan luas bangunan meter persegi.

“Setelah itu kita buatkan surat ketetapan retribusi daerah (SKRD)-nya. Sebagai dasar pembayaran pihak perusaahan itu. Dan Pemkab saat ini masih menunggu kesiapan perusahaan untuk membayarkannya sesuai jadwal yang sudah ditetapkan bersama,” pungkasnya.

Ia mengaku, memang sejak perusahaan ini menjalankan usahanya di Konawe telah banyak memberikan kontribusi positif. Utamanya di bidang PAD. Hal itu dapat dilihat dari tahun-tahun sebelumnya jumlah pendapatan di bidang retribusi IMB maksimalnya Rp. 1,8 miliar.

“Ada lonjakan yang signifikan, bahwa pendapatan retribusi IMB kita naik hingga 300 persen,” paparnya.

Menurut penilaiannya, kata Burhan,
PT VDNI merupakan perusahan swasta yang paling kooperatif terhadap kewajibannya di bidang pembayaran IMB. Karena semua tagihan yang dibebankan kepada perusahaan selalu diselesaikan tanpa tertunda.

“Yah. Kadang dibayarkan secara bertahap. Tetapi selalu dituntaskan sebelum menyebrang tahun anggaran berjalan. Ini khusus IMB. kalau sektor pajak lainnya saya tidak tahu. Karena PTSP hanya mengelola sektor retribusi di bidang IMB,” ujarnya. (putri)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Wujudkan Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Konawe Apresiasi Komitmen Investasi PT SCM

19 April 2026 - 01:42 WIB

Perkuat Ketahanan Nasional,Pemkab Konawe Kirim 2.000 Ton Beras ke Sulawesi Utara

2 Februari 2026 - 10:53 WIB

Keberadaan PT. SCM di Routa Berkontribusi untuk Pembangunan di Konawe

17 Juli 2025 - 11:37 WIB

Pemkab Konut Aktualisasikan Komitmen Pembangunan Sawit Berkelanjutan Melalui Kebijakan RAD

18 April 2025 - 09:27 WIB

Ketua Umum SPKS Minta Perusahaan Perkuat Kemitraan Dengan Petani Sawit dalam Pengembangan Sawit di Kab. Muna

10 April 2025 - 08:45 WIB

Dinas TPHP Konawe : Berikut Kecamatan Penyumbang LTT Padi

29 September 2024 - 13:58 WIB

Trending di Ekonomi