Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Konawe · 10 Jan 2020 14:26 WIB ·

Pencapaian PAD Tiga Dinas di Konawe Ini Anjlok, Menanti Sanksi Bupati


					Pencapaian  PAD Tiga Dinas di Konawe Ini Anjlok, Menanti Sanksi Bupati Perbesar

Cici Ita Ristianty

UNAAHA, Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Cici Ita Ristianty mengaku, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkendala mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 100 persen pada tahun anggaran 2019.

Hal itu didasari atas kurang maksimalnya pengelolaan PAD oleh tiga dinas yang dimaksud yakni Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Pariwisata dan Pemuda Olah Raga dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat.

“Alasan tidak tercapainya PAD itu karena ada alasan intern,” katanya paparnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/1/2020).

Ia menyangkan, karena ketiga Dinas ini gagal mencapai targetnya. Bahkan jauh dari harapan. Dengan rata-rata hanya mencapai 10 persen selama satu tahun anggaran berjalan.

Menurut Cici, mengenai hal ini perlu ada perhatian serius oleh pimpinan untuk memberikan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk sanksi.

“Yah.memang harus ada sanksi. Karena perlu ada pembinaan . Bagi yang maksimal kita berikan reward.begitupun sebaliknya,” tuturnya.

Ia menyebutkan, pencapaian PAD Pemkab pada 2019 lalu hanya mencapai 88 persen dari target Rp. 98 miliar. Sementara untuk tahun anggaran 2020 ini targetnya lebih tinggi yakni Rp. 102 miliar. Sehingga perlu kerja ekstra untuk mencapai target tersebut.

“Insyaallah dengan target Rp. 102 miliar itu kita harus lebih bekerja maksimal. Namun hal ini tidak dapat tercapai tanpa peran dari dinas-dinas terkait,” paparnya.

Ditanya soal pencapaian Dispenda itu sendiri, ia mengaku sudah cukup maksimal. Bahwa, kata dia, pihaknya bisa mencapai Rp. 17 miliar dari Rp. 20 miliar dari target yang dibebankan. “Kalau untuk 2020 ini lebih tinggi lagi yakni Rp. 22 miliar,” ujarnya.

Meski demikian, kata dia, pihaknya masi tetap optimis dapat mencapai terget itu.
Dan sektor pajak yang paling menjadi andalan yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) . Karena pada 2019 lalu sektor pajak ini menjadi penyumbang terbesar pencapaian PAD untuk Dispenda.

Kemudian 2020 ini, lanjutnya, Dispenda setempat telah berinovasi dengan mencari alternatif lain yakni dengan memprogramkan pemasangan alat perkem pajak di rumah makan dan perhotelan.

“Progres pendapatan pajaknya dalam sebulan terakhir ini sangat maksimal. Karena dapat terkontrol langsung dalam sistem yang dikendalikan oleh Dispenda itu sendiri dan insyallah dengan ini bisa membantu memaksimalkan pencapaian PAD kita,”katnya. (Red/***)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional

6 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital

23 September 2026 - 04:11 WIB

Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026

22 September 2026 - 14:28 WIB

Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

5 September 2026 - 14:39 WIB

Penyegaran Birokrasi Konawe: Wabup Lantik Puluhan Pejabat Baru

5 September 2026 - 13:47 WIB

Berkunjung ke Mubar, Kementerian ESDM Pastikan Tambahan Kuota dan Perbaikan Distribusi BBM

4 September 2026 - 12:51 WIB

Trending di Muna Barat