Menu ✖

Mode Gelap
Kunker ke Sultra, Menko Pangan Tegaskan Komitmen Ketersediaan Pangan Nasional Ridwan Bae Prioritaskan Muna Barat, Dorong Program Jalan dan Irigasi Konawe Bersiap Gelar Bulan Inovasi dan Perkuat Satu Data Digital Konawe Raih Penghargaan Terbaik I Pengelolaan DAK Fisik Sultra 2026 Gotong Royong Polsek Meluhu dan Warga Timbun Jalan Poros Meluhu-Lasolo

Ekonomi · 20 Agu 2018 10:22 WIB ·

Oknum Petugas PLN di Konawe Cari Untung di Ongkos Pasang KWh?


					Oknum Petugas PLN di Konawe Cari Untung di Ongkos Pasang KWh? Perbesar

UNAAHA, SULTRA HEADLINE. COM– Salah seorang pelanggan sambungan listrik PLN, Masit warga Desa Otodopi Kecamatan Padangguni Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan beban biaya pemasangan kwh oleh petugas PLN setempat. Pasalnya program tersebut sudah merupakan program nasional yang biayanya sudah ditanggung negara.

“Saya masih harus membayar biaya penyambungan baru yang kisarannya hampir mencapai Rp. 20 juta,” katanya saat di temui di ruang kerjanya belum lama ini.

Dikatakan, anggaran sebesar itu diperuntukkan untuk biaya pembelian kabel Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 700 meter yang membentang dari tiang listrik ke rumahnya.

Dan kabel Sambungan Rumah (SR) sepanjang 115 meter serta pembayaran Penyambungan Baru (PB). Hal itu dianggapnya tidak logis mengeluarkan anggaran sebesar itu. Karena desa ini masuk zona program PLN yakni Listrik Desa (Lides) sejak tahun 2016.

“Oknum petugas PLN unit Abuki atasnama M Fikru. Saya rasa ini sudah praktik pungli,” terangnya.

Ia mengaku, sebelumnya ia sudah pernah berkonsultasi langsung kepada PLN Unit Abuki. Tentang biaya pemasangan kwh itu. Tetapi saat itu ditolak karena jarak antara trafo induk terlalu jauh dari rumah yang bersangkutan.

“Bisa dilayani. Tapi harus menamba alat yang dibutuhkan. Seperti kabel,”paparnya.

Meski nilai itu terlalu besar. Namun ia tetap mengusahakannya. Karena kebutuhan listrik ini sangat penting untuk kebutuhan rumah tangga.

Ia mengaku, pernah ditawarkan pemasangam kwh saat lagi berjalannya program Lides. nilainya memang sedikit lebih murah. Tetapi saat itu ia belum memiliki uang untuk menebusi biaya pemasangan itu.

Sementara itu Kepala PLN Rayon Unaaha, Ardianto mengaku tidak tahu menahu soal penjualan kabel itu.

“Informasi itu tidak benar,” tungkasnya saat dihubungi via telepon seluler. (A)

Penulis: Dwi
Editor: Redaksi

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

Wujudkan Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Konawe Apresiasi Komitmen Investasi PT SCM

19 April 2026 - 01:42 WIB

Perkuat Ketahanan Nasional,Pemkab Konawe Kirim 2.000 Ton Beras ke Sulawesi Utara

2 Februari 2026 - 10:53 WIB

Keberadaan PT. SCM di Routa Berkontribusi untuk Pembangunan di Konawe

17 Juli 2025 - 11:37 WIB

Pemkab Konut Aktualisasikan Komitmen Pembangunan Sawit Berkelanjutan Melalui Kebijakan RAD

18 April 2025 - 09:27 WIB

Ketua Umum SPKS Minta Perusahaan Perkuat Kemitraan Dengan Petani Sawit dalam Pengembangan Sawit di Kab. Muna

10 April 2025 - 08:45 WIB

Dinas TPHP Konawe : Berikut Kecamatan Penyumbang LTT Padi

29 September 2024 - 13:58 WIB

Trending di Ekonomi