120 KPM di Desa Analahumbuti Terima BLT-DD Salur 7 & 8

0

Unaaha, SULTRA HEADLINE.COM. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap II salur 7 & 8 di desa Analahumbuti kecamatan Anggotoa, telah dilakukan pemerintah desa (pemdes) setempat, Senin (8/8/2022). Bertempat di Balai Desa Analahumbuti, 120 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa tersebut, menerima BLT-DD untuk tempo dua bulan, yakni Juli-Agustus. Setiap KPM menerima BLT sebesar Rp 600 ribu. Penyaluran BLT-DD itu dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Analahumbuti Algusman ST, didampingi Sekretaris Desa (Sekdes) Halwan, pendamping kecamatan Suhri, serta pendamping desa Abdul Rahim Hakim.

Kades Analahumbuti Algusman ST mengatakan, penyaluran BLT-DD tahap II salur 7 & 8 diperuntukkan bagi 120 KPM. Yang mana, nominal anggaran yang disiapkan untuk penyaluran BLT itu berjumlah Rp 72 juta. Sebenarnya, lanjut Algusman, duit BLT-DD telah masuk di kas desa untuk hitungan hingga bulan Oktober. Hanya saja sesuai regulasi, pihaknya hanya bisa menyalurkan duit BLT itu sesuai bulan berjalan.

“Jadi kita salurkan sesuai bulan berjalan. Karena kalau tidak, kita menyalahi aturan lagi. Insyaallah bulan depan kita akan bayarkan lagi untuk warga penerima BLT-DD di desa Analahumbuti,” ujar Algusman ST, dalam sambutannya saat giat penyaluran BLT-DD di desa tersebut.

Kades Analahumbuti itu juga mengingatkan, duit BLT-DD tersebut jangan dipakai untuk membeli keperluan yang tidak terlalu penting. Baiknya, sebut Algusman, KPM penerima BLT-DD membelanjakan uang itu untuk membeli keperluan primer keluarga, misalnya kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako). Tak kalah penting, sambungnya, bersamaan dengan diterima duit BLT-DD itu, ada kewajiban yang melekat dan mesti ditunaikan oleh para KPM di desa tersebut. Sebagai warga negara yang baik, Algusman mengingatkan warganya agar patuh terhadap pembayaran Pajak Bumi & Bangunan (PBB).

BACA JUGA :  PKTD Uete Gelar Peningkatan Jalan Desa 550 Meter

“Laksanakan kewajiban pembayaran PBB. Yang tak kalah penting, dalam memeriahkan HUT RI 17 Agustus, seluruh warga desa Analahumbuti harus pasang bendera merah putih dihalaman rumah masing-masing.

Senada dengan itu, Pendamping Kecamatan, Suhri mengingatkan kepada 120 KPM penerima BLT-DD di desa Analahumbuti agar menjalankan kewajiban sebagai warga negara yang taat pajak. Dengan demikian, ada jalinan sinergitas yang terbangun antara pihak pemerintah dan masyarakat dalam rangka mendukung kemajuan pembangunan daerah.

“Sehingga ada timbal baliknya. Pemerintah melakukan kewajibannya, masyarakat pun melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya,” ungkapnya.

Penting juga dipahami lanjut Suhri, BLT-DD ini harus diterima di balai desa, bukan dirumah warga. Begitupun anggapan warga yang minder untuk menerima bantuan tersebut. Ia mengingatkan, para KPM jangan malu-malu untuk menerima BLT. Sebab, bantuan itu diberikan bukan karena warga itu miskin, namun hakekatnya sebagai jaring pengaman sosial akibat adanya pandemi Covid-19.

“Adapun terkait perencanaan untuk tahun 2023, Rembug atau Musrenbang desa akan dilakukan ditahun 2022 ini. Sambil kita menunggu regulasi apakah BLT masih ada di 2023. Tapi kita tetap akan usulkan,” pungkasnya. (adi).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here