Pemkab Konawe Realisasi Janji Beasiswa di Unilaki Rp 125 Juta

0
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa bersama pihak kampus Unilaki yayasan Lakidende Rasak Porosi saat penyerahan bantuan pendidikan di Kantor bupati.Foto.Doc/SH.

UNAAHA, SULTRA HEADLINE.COM – Untuk pertama kalinya pihak kampus Universitas Lakidende (Unilaki) yayasan Lakidende Rasak Porosi mendapat bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Jumlah anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 125 juta bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020, yang melekat pada pagu anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat. Merupakan bentuk tindak lanjut dari janji Pemkab yang beberapa tahun tertunda.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis langsung Bupati Kery Siaful Konggoasa, dan diterima oleh Rektor Unilaki Prof. Dr. Hj Rostin ,SE.MS di ruang kantor bupati setempat, Rabu (4/11/2020).

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengatakan, kampus Unilaki merupakan salah satu aset kebanggan daerah Konawe. Karena merupakan salah satu institusi pendidikan yang banyak memberikan kontribusi dalam hal menciptakan kader yang berkualitas.

Namun kendalanya , selama ini pihak yayasan dan jajaran rektorat terlalu menutup diri. Dan kurang bersinergi terhadap Pemkab setempat. Sehingga bantuan Pemkab kurang menyentuh institusi ini.

“Makanya saya sampaikan kepada pihak rektor yang baru ini. Kampus itu jangan di bawah ke ranah politik,” ujarnya.

Kery mengakui, ada banyak Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang telah tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekarang ini mengabdikan dirinya di lingkup pemerintah daerah Konawe merupakan alumnus dari Unilaki. Dan keterampilannya di bidang ilmu yang diembannya juga mampu diaplikasikan dengan baik.

Atas dasar itu, ia menyebut Unilaki telah efektif melahirkan civitas akademika yang mayoritasnya merupakan warga Konawe.

BACA JUGA :  Pengumuman Operator Loader & Excavator PT. OSS

Ia menambahkan, sudah menjadi tugas pemerintah untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Dan ukuran kesejahteraan itu meliputi tentang terpenuhinya pemenuhan pangan , kesehatan dan pendidikan.

Dan di bidang pendidikan itu sendiri, Pemkab Konawe memprioritaskan pembangunan institusi pendidikan. Karena melalui lembaga inilah, kata Kery, tempat pabrik lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas, termasuk sasarannya adalah lembaga pendidikan tinggi, khususnya yang berada di Konawe, seperti Unilaki.

Di kesempatan itu ,Kery berharap supaya pihak kampus Unilaki untuk terus menjaga hubungan kemitraannya dengan baik kepada Pemkab Konawe. Karena tidak menutup kemungkinan dengan terealisasinya bantuan beasiswa ini bisa menjadi awal mula kerjasama Pemkab dengan Unilaki yang selama ini terputus.

“Saya justru merencanakan pada tahun anggaran 2021 nanti. Bantuan beasiswa ini bisa kita salurkan secara kontiunitas , supaya dapat membantu masyarakat Konawe yang sedang menjadi mahasiswa di Unilaki untuk melanjutkan pendidikannya dengan baik dan tekun. Serta bantuan lain yang dapat menunjang aktivitas pendidikan mahasiswa tersebut,” paparnya.

Apalagi, tambahanya, hal ini diatur dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional . Dan hal itu bisa menjadi dasar Pemkab untuk merealisasi hiba daerah kepada lembaga pendidikan tinggi.

“Jadi Pihak kampus sebisa mungkin dapat membangun komunikasi yang baik kepada Pemda. Supaya kita bisa bantu memikirkan tentang apa saja yang bisa mendukung pengembangan kampus itu,” tuturnya. (B)

Penulis : Ibas
Editor : Red

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here